Samarinda (Humas) – Pelaksanaan
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kalimantan Timur memasuki
sesi kedua. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, Kantor
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda melakukan monitoring di Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda, Senin (5/10/2026).
Monitoring tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Edy Soltami, S.Ag., M.AP. Turut hadir Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, H. Sabransyah, S.IP., S.HI., serta Kepala MAN 2 Samarinda, Sapini, A.Ma., S.Pd., M.Pd.
Pada sesi kedua pelaksanaan OMI
tingkat provinsi ini, sebanyak enam peserta dari jenjang Madrasah Tsanawiyah
(MTs) mengikuti rangkaian olimpiade. Para peserta mengikuti proses pengerjaan
soal sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam monitoring tersebut,
jajaran Kemenag memastikan proses pelaksanaan OMI berlangsung tertib dan
kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan
lancar tanpa kendala berarti.
Proses pengerjaan soal oleh para
peserta juga berlangsung dengan baik. Peserta tampak mengikuti kegiatan secara
tertib hingga pelaksanaan sesi berakhir.
Monitoring ini menjadi bagian
dari upaya Kemenag Kota Samarinda untuk memastikan pelaksanaan OMI tingkat
provinsi berjalan optimal serta memberikan dukungan terhadap peserta madrasah
yang mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui pelaksanaan OMI,
diharapkan peserta didik madrasah dapat terus mengembangkan potensi,
kompetensi, dan semangat berprestasi, sekaligus membawa nama baik madrasah di
tingkat provinsi maupun nasional. (Rey)
