Samarinda (Humas) - Pelaksanaan Asesmen
Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang Madrasah Tsanawiyah Tahun Ajaran
2025/2026 di MTs Nurul Islam Samarinda mendapat perhatian langsung dari
Kementerian Agama Kota Samarinda. Kegiatan
yang berlangsung selama dua hari, pada 27–28 Agustus 2025, dipantau secara
langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kota
Samarinda, Bapak Edy Soltami, S.Ag., M.AP, bersama Pengawas Madrasah, Bapak
Imran, M.Pd.
Kehadiran kedua pejabat
Kementerian Agama Kota Samarinda ini menjadi bentuk dukungan nyata agar
pelaksanaan ANBK, khususnya bagi siswa kelas VIII, dapat berjalan dengan
lancar, tertib, dan sesuai prosedur. Dalam kegiatan ini juga hadir Kepala
Madrasah, proktor, serta pengawas ruang ANBK, yang turut memastikan asesmen
berjalan dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 45
peserta didik kelas VIII mengikuti asesmen ini, terdiri dari 24 siswa putra dan
21 siswi putri. Proses berlangsung selama dua hari dengan sistem tiga sesi setiap
harinya, seluruhnya berbasis online. Siswa-siswa terlihat bersemangat meski
harus menghadapi ujian berbasis komputer yang menuntut ketelitian dan fokus
tinggi.
Di sisi lain, tim teknis yang
terdiri dari proktor dan pengawas ruang terus memastikan bahwa semua perangkat
komputer, jaringan internet, dan sistem aplikasi berjalan tanpa kendala. Kepala
madrasah dan para guru juga terlihat sigap memberikan dukungan penuh,
menciptakan suasana ujian yang kondusif dan nyaman bagi para peserta.
Monitoring yang dilakukan oleh
Kasi Penmad dan pengawas madrasah tidak hanya sekadar pengawasan teknis, tetapi
juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan. Dari kunjungan tersebut, tampak
bagaimana madrasah mampu menyiapkan sarana prasarana yang memadai, mengatur
jalannya asesmen dengan tertib, serta melibatkan semua unsur dengan penuh
tanggung jawab.
Kehadiran para pejabat
Kementerian Agama Kota Samarinda memberi pesan tersendiri: bahwa ANBK bukan
sekadar ujian, melainkan bagian dari upaya bersama untuk mengukur kualitas
pembelajaran dan menjadi bahan refleksi guna meningkatkan mutu pendidikan
madrasah ke depan. Dukungan yang diberikan menumbuhkan rasa percaya diri, baik
bagi siswa yang tengah mengerjakan asesmen, maupun bagi para guru dan tenaga
kependidikan yang mendampingi jalannya kegiatan.
Pelaksanaan ANBK di MTs Nurul Islam berjalan lancar dan sukses. Tidak hanya menjadi ajang asesmen tahunan, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh pihak dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, modern, dan berkarakter. Dengan pengawalan langsung dari Kasi Penmad dan pengawas madrasah, ANBK di MTs Nurul Islam diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Samarinda. (DNA/foto:PP)
