Samarinda (Humas) - Dalam rangka memastikan mutu dan kelancaran pelaksanaan evaluasi pendidikan, Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. melaksanakan kegiatan monitoring Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 pada Senin (20/4). Kegiatan ini berlangsung di MI Al Mujahidin yang beralamat di Jalan P. Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Monitoring ini menjadi bagian
penting dalam upaya pengawasan akademik guna menjamin pelaksanaan TKA berjalan
sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan oleh
Kementerian Agama. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan
bahwa proses ujian dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan
akuntabel.
Pelaksanaan TKA di MI Al
Mujahidin dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai tanggal 20
hingga 21 April 2026. Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi ke dalam tiga sesi
setiap harinya dengan menggunakan satu ruang ujian. Sesi pertama dilaksanakan pada
pukul 08.00 hingga 09.45, sesi kedua pukul 10.15 hingga 12.00, dan sesi ketiga
berlangsung pada pukul 12.30 hingga 14.15. Pembagian sesi ini dilakukan untuk
mengatur efektivitas pelaksanaan ujian serta memastikan kenyamanan peserta
didik selama mengikuti tes.
Jumlah peserta TKA di MI Al
Mujahidin Samarinda tercatat sebanyak 47 siswa yang mengikuti seluruh rangkaian
ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Para peserta terlihat mengikuti
ujian dengan penuh kesungguhan dan disiplin, didukung oleh kesiapan panitia
pelaksana yang telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis maupun administratif
dengan baik.
Untuk menjaga integritas dan
kredibilitas pelaksanaan ujian, sistem pengawasan dilakukan secara silang
dengan melibatkan pengawas ruang dari MI Ma’arif NU 002 Sindangsari Makroman,
Kecamatan Sambutan. Pola pengawasan silang ini diharapkan mampu meminimalisir
potensi kecurangan serta menjamin objektivitas hasil ujian.
Selama kegiatan monitoring
berlangsung, H. Syafrudin tidak hanya melakukan pemantauan secara langsung di
ruang ujian, tetapi juga meninjau kesiapan panitia, kelengkapan dokumen
administrasi, serta sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan TKA. Ia memastikan
bahwa seluruh komponen pelaksanaan telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku, mulai dari proses distribusi soal, pengawasan peserta, hingga
mekanisme pelaporan.
Selain itu, monitoring juga
menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu
ditingkatkan dalam pelaksanaan TKA ke depan. Dengan adanya pengawasan langsung
dari pengawas madrasah, diharapkan setiap madrasah dapat terus meningkatkan kualitas
penyelenggaraan ujian sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu lulusan.
Secara umum, pelaksanaan TKA di
MI Al Mujahidin Samarinda berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa
kendala yang berarti. Sinergi yang baik antara panitia, pengawas ruang, serta
peserta didik menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan ini.
Kegiatan monitoring ini
diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kualitas pelaksanaan
evaluasi pendidikan di lingkungan madrasah, sekaligus memperkuat komitmen
bersama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan berdaya
saing. (DNA/foto:PP)
