Samarinda (Humas) - Sebagai bagian dari
pelaksanaan program link and match antara
dunia pendidikan dan dunia kerja, SMK Negeri 4 Samarinda terus berkomitmen
untuk memastikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa berjalan dengan
baik dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik. Dalam upaya ini, guru
pembimbing dari jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Ibu
Dinda Ayu Bulantari, melakukan kunjungan silaturahmi dan monitoring siswa PKL
yang sedang menjalani magang di Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda,
tepatnya di ruang pengawas, pada Kamis (17/7).
Kunjungan ini
disambut langsung oleh Bapak H. Yaman, M.Pd dan Ibu Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd
selaku pengawas di lingkungan Kemenag Kota Samarinda. Suasana pertemuan
berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif antara pihak sekolah dan
instansi tempat magang.
Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan perkembangan siswa/siswi SMKN 4 Samarinda selama menjalani magang yang dimulai sejak bulan Juni 2025 dan direncanakan berlangsung selama enam bulan hingga Desember 2025. Dalam kegiatan ini, guru pembimbing menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pihak pengawas terkait kinerja, sikap, kedisplinan, serta kendala-kendala yang mungkin dihadapi oleh siswa di lapangan. Menurut Ibu Dinda Ayu Bulantari, pendampingan ini penting dilakukan agar pihak sekolah dapat menyesuaikan kurikulum praktik dan memberikan dukungan kepada siswa yang mengalami kesulitan. Salah satu persoalan yang muncul selama masa PKL adalah masih adanya siswa yang belum terbiasa dalam menggunakan Microsoft Word dan Excel, terutama dalam membuat surat-menyurat resmi dan laporan administrasi.
Namun demikian, pihak Kemenag menyampaikan bahwa
meskipun masih ada beberapa kendala teknis, secara umum para siswa menunjukkan
kemauan belajar yang tinggi. “Alhamdulillah, dengan bimbingan dan latihan
secara konsisten, para siswa mulai terbiasa mengoperasikan Word dan Excel.
Mereka juga perlahan mampu memahami format surat dinas dan administrasi
perkantoran yang berlaku di instansi pemerintahan,” ujar Ibu Baqi.
Tidak hanya fokus pada penggunaan aplikasi offline, siswa juga diberikan pembinaan untuk membuat formulir dan laporan dalam bentuk Google Form (GFrom) dan Google Sheet (GSheet), sebagai bagian dari adaptasi terhadap digitalisasi administrasi. Dengan pelatihan ini, siswa diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin berbasis digital. Dalam dialog tersebut, juga disampaikan bahwa sering kali teori yang dipelajari di sekolah tidak selalu sama dengan praktik nyata di tempat kerja. Oleh karena itu, kegiatan PKL ini menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar beradaptasi, memahami dinamika dunia kerja, dan membentuk karakter profesional.
“Anak-anak kami
bekali pemahaman bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar kemampuan
akademik. Mereka harus belajar berkomunikasi dengan baik, bekerja dalam tim,
dan terus memperbaiki diri berdasarkan pengalaman langsung di lapangan,” jelas
Ibu Dinda Ayu Bulantari.
Pihak Kementerian Agama Kota Samarinda memberikan
apresiasi atas inisiatif kunjungan ini dan berharap kegiatan PKL dari SMKN 4
Samarinda terus berjalan dengan lancar serta membawa manfaat bagi kedua belah
pihak. “Kami terbuka terhadap masukan dari pihak sekolah dan siap bekerja
sama agar siswa-siswa magang bisa mendapatkan pengalaman kerja yang berkualitas
dan relevan dengan jurusannya,” ungkap Bapak H. Yaman.
Sebagai penutup,
kedua belah pihak berharap agar program kemitraan antara sekolah dan dunia
kerja ini bisa terus ditingkatkan, bukan hanya dalam bentuk PKL, tetapi juga
pelatihan bersama, seminar, hingga perekrutan lulusan SMK yang memiliki
keterampilan siap pakai.
