Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pontren
  • 2025-06-19 08:18:51
  • 211

Samarinda – Pelaksanaan kegiatan Computer Based Test (CBT) Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) ke-VIII tahun 2025 di beberapa pesantren di Samarinda berjalan dengan lancar dan tertib. Monitoring yang dilaksanakan pada hari Selasa (17/6/2025) ini merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas pelaksanaan seleksi nasional yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas.

Fokus monitoring meliputi kesiapan teknis perangkat, kenyamanan ruang ujian, serta kepatuhan peserta terhadap tata tertib yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, proses CBT hari ini berjalan sesuai rencana. Para peserta tampak serius dan fokus mengikuti ujian, dan dari hasil monitoring tidak ditemukan kendala teknis yang berarti,” ungkap Tamma, salah satu anggota tim monitoring.

Pelaksanaan seleksi peserta MQKN 2025 dengan sistem CBT merupakan tahapan penting dalam menjaring peserta terbaik dari seluruh Indonesia yang akan melaju ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren As’adiah Sengkang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada tanggal 1-7 Oktober 2025 mendatang.

Ajang ini dibagi menjadi empat makra (kategori) yakni Marhala Ula (setara MI), Marhala Wustha (setara MTs), Marhala Ulya (setara MA) dan Ma’had Aly (setara Perguruan Tinggi). Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi dalam tradisi pesantren, khususnya dalam keahlian membaca, memahami, dan mengkaji literatur kitab kuning.

Adapun peserta seleksi berasal dari pondok pesantren yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kota Samarinda, antara lain Pondok Pesantren (PP) Muslimin Indonesia Center (MIC), PP Al-Husna, PP Sabilarrasyad, PP Nurul Amin, dan PP Syaichona Cholil yang melaksanakan CBT di MAN 2 Samarinda.

Selain memastikan kelancaran teknis, tim juga memberikan arahan dan semangat kepada para peserta, pendamping dan operator agar tetap menjaga semangat sportivitas dan nilai-nilai keilmuan yang luhur sebagaimana menjadi ciri khas pendidikan pesantren.

MQKN 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga sarana memperkuat jaringan keilmuan antarpondok pesantren di seluruh Indonesia dalam semangat ukhuwah islamiyah. (lqf)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30