Samarinda (Humas) – Pelaksanaan kegiatan Monitoring Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun pelajaran 2025/2026 di dua madrasah aliyah di Kota Samarinda berlangsung tertib dan sesuai dengan pedoman pelaksanaan yang telah ditetapkan. Monitoring ini dilaksanakan pada Selasa, (4/11), di Madrasah Aliyah Sabilal Muhtadin yang dipimpin oleh Ibu Adriani, S.Sos., serta di Madrasah Aliyah DDI Tani Aman di bawah kepemimpinan Bapak Syahruddin, Lc., M.Pd.
Kegiatan TKA ini merupakan bagian dari agenda resmi pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik sebagai salah satu instrumen seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dalam pelaksanaannya, madrasah menjadi salah satu satuan pendidikan yang ikut serta dalam program nasional tersebut, di bawah pengawasan Kementerian Agama.
Monitoring di kedua madrasah dilakukan oleh Pengawas Madrasah, Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd., bersama jajaran kepala madrasah dan tim pelaksana. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan TKA berlangsung tertib, rapi, aman, serta sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan terhadap kesiapan ruangan, perangkat komputer, jaringan internet, serta kehadiran peserta dan pengawas ruangan.
Di MA Sabilal Muhtadin, TKA diikuti oleh 11 siswa dalam satu sesi ujian. Sementara itu, di MA DDI Tani Aman, pelaksanaan dilakukan dalam dua sesi, yaitu sesi pertama diikuti oleh 17 siswa dan sesi kedua oleh 18 siswa. Setiap sesi diawasi secara langsung oleh pengawas ruangan dan operator madrasah untuk memastikan kelancaran proses ujian berbasis komputer.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau kondusif. Siswa mengikuti ujian dengan penuh keseriusan, sementara pengawas memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar nasional. Pengawas Madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini penting sebagai langkah awal dalam memastikan kualitas pelaksanaan seleksi akademik nasional di madrasah berjalan sejajar dengan satuan pendidikan lainnya.
Monitoring ini juga menjadi bentuk dukungan dari Kementerian Agama terhadap program pemerintah di bidang pendidikan tinggi, sekaligus menunjukkan kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan kegiatan berbasis digital dan sistem seleksi yang transparan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik mendapatkan hasil terbaik dan madrasah semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa mendatang.
Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama antara pengawas, kepala madrasah, pengawas ruangan, serta para peserta ujian sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan dedikasi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan TKA di lingkungan madrasah Kota Samarinda. (AR/foto: PP)
