Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-12-03 16:45:54
  • 104

Samarinda (Humas) - Kegiatan Monitoring pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2025 dilaksanakan pada Rabu (03/12), di dua satuan pendidikan menengah kejuruan di Kota Samarinda, yakni SMKN 9 Samarinda dan SMK Muhammadiyah 3 Samarinda. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan oleh Pengawas PAI Tingkat SMA/SMK, Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd, dengan tujuan untuk memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai dengan ketentuan, tertib, serta berbasis pada pemanfaatan teknologi digital yang aman dan efektif.




Monitoring pertama dilaksanakan di SMKN 9 Samarinda yang beralamat di Jalan Piano No. 33, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang SDM, Pontjowulan H.I.A., M.Pd. Pelaksanaan ASAS di SMKN 9 diikuti oleh sebanyak 636 siswa dari berbagai tingkat dan kompetensi keahlian.

Sementara itu, kegiatan monitoring juga dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Samarinda yang berlokasi di Jalan Delima Dalam RT 53, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Pelaksanaan ASAS di sekolah ini diikuti oleh sebanyak 367 siswa. Kegiatan asesmen dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Sugeng Riyadi, S.T., bersama jajaran guru dan panitia pelaksana.

Pelaksanaan ASAS Ganjil 2025 di kedua sekolah ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan dua sistem aplikasi yang berbeda. SMKN 9 Samarinda menggunakan sistem Apps Script yang dirancang untuk memudahkan baik pihak sekolah maupun siswa dalam mengerjakan asesmen. Sistem ini dinilai sangat efektif dalam melatih siswa untuk bersikap jujur, disiplin, serta bertanggung jawab penuh selama pelaksanaan ujian. Sensitivitas sistem yang digunakan juga sangat relevan dengan tujuan asesmen, karena mampu melatih siswa agar lebih konsentrasi dan berhati-hati dalam mengerjakan soal.

Salah satu keunggulan utama dari sistem Apps Script yang digunakan di SMKN 9 Samarinda adalah adanya fitur pengunci otomatis. Aplikasi akan terkunci secara otomatis apabila siswa membuka fitur lain di luar kegiatan ujian, seperti membuka media sosial atau aplikasi lainnya. Hal ini memberikan jaminan keamanan yang tinggi serta mencegah terjadinya kecurangan selama pelaksanaan asesmen daring.

Sementara itu, SMK Muhammadiyah 3 Samarinda menggunakan portal E-Learning dengan sistem CBT Exam Browser sebagai media pelaksanaan ASAS. Penggunaan CBT Exam Browser dinilai sangat ideal untuk asesmen sumatif karena menawarkan tingkat akurasi, efisiensi, dan keamanan yang tinggi, baik dari sisi administrasi pelaksanaan maupun dalam proses penilaian hasil ujian. Sistem ini mampu meminimalisir potensi kecurangan serta mempermudah proses rekapitulasi nilai secara digital.

Namun demikian, keberhasilan penerapan CBT Exam Browser ini sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi sekolah serta keterampilan digital seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari guru, siswa, hingga teknisi pendukung. Oleh karena itu, kesiapan jaringan internet, perangkat ujian, serta kemampuan pengoperasian teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ASAS berbasis daring.

Melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan oleh Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd, diharapkan pelaksanaan ASAS Ganjil 2025 di SMKN 9 dan SMK Muhammadiyah 3 Samarinda dapat berjalan dengan lancar, tertib, jujur, dan akuntabel. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam asesmen juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan integritas peserta didik. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30