Samarinda (Humas) - Dalam rangka memastikan mutu layanan pendidikan serta penguatan tata kelola madrasah yang berkelanjutan, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd, melaksanakan Monitoring Pasca Asesmen Sumatif Akhir Semester I, Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025, serta Pendampingan Guru di MI At Taqwa, Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, pada Senin (08/12).
Kegiatan ini menyasar secara
menyeluruh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang berjumlah 501 siswa,
Kepala MI At Taqwa H. Fakhruddin, S.Pd.I, serta seluruh guru sebagai bagian
dari upaya pembinaan, evaluasi kinerja, serta peningkatan profesionalisme
pendidik di lingkungan madrasah. Monitoring pasca asesmen diwujudkan melalui
kegiatan Bazar dan Pentas Seni yang dikemas secara edukatif, kreatif, dan
bernilai karakter. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran dari kelas 6
hingga kelas 1, dengan pembagian 10 siswa dalam setiap kelompok, sehingga
seluruh siswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat aktif dalam setiap
rangkaian kegiatan.
Pelaksanaan Bazar dan Pentas Seni
ini berlangsung selama periode 8 hingga 13 Desember 2025, sebagai bentuk
penguatan pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dan
pengembangan potensi peserta didik di bidang seni, kreativitas, keberanian
tampil di depan umum, serta penguatan jiwa kewirausahaan sejak usia dini.
Antusiasme siswa tampak jelas dalam setiap penampilan dan aktivitas bazar yang
mereka kelola secara mandiri dengan bimbingan para guru.
Selain monitoring kegiatan siswa,
dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah
(PKKM) Tahun 2025 terhadap Kepala MI At Taqwa, H. Fakhruddin, S.Pd.I. Penilaian
mencakup beberapa aspek penting, antara lain Program Pengembangan Madrasah,
Program Manajerial, Program Kewirausahaan, serta Supervisi Tenaga Pendidik dan
Tenaga Kependidikan. Proses PKKM dilaksanakan secara objektif melalui cross
check dokumen pendukung, serta wawancara langsung terkait berbagai program dan
kinerja yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir.
Selanjutnya, kegiatan ini juga
dirangkai dengan pendampingan dan pembinaan guru dalam rangka menghadapi akhir
semester ganjil sekaligus persiapan awal semester genap. Pada sesi ini, H.
Syafrudin memberikan arahan dan penguatan terkait tugas pokok dan fungsi
(tupoksi) guru, perencanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, serta
peningkatan profesionalisme dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Pendampingan berlangsung dalam suasana dialogis, penuh keakraban, dan terbuka,
sehingga para guru dapat menyampaikan kendala maupun strategi pembelajaran yang
telah mereka terapkan.
Dalam keterangannya, H. Syafrudin
menyampaikan bahwa kegiatan monitoring, PKKM, dan pendampingan ini merupakan
bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan pendidikan
madrasah agar terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan, serta tetap
berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Ia juga mengapresiasi
komitmen Kepala Madrasah beserta seluruh dewan guru MI At Taqwa yang terus
menunjukkan semangat dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan terlaksananya kegiatan
ini, diharapkan MI At Taqwa Samarinda semakin menguatkan perannya sebagai
lembaga pendidikan yang unggul, berkarakter, serta mampu mencetak generasi yang
cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah. (DNA/foto:PP)
