Samarinda (Humas) - Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Pengawas PAI tingkat SMA/SMK Kementerian Agama Kota Samarinda, Ibu Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Supervisi Pembelajaran pada Kamis, 16 Oktober 2025 di dua sekolah, yaitu SMAN 15 Samarinda dan SMKN 20 Samarinda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan proses pembelajaran PAI berjalan efektif, bermutu, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Kunjungan pertama dilaksanakan di
SMAN 15 Samarinda yang berlokasi di Jalan Kalan Luas RT 13, Kelurahan Makroman.
Sekolah yang memiliki sembilan rombongan belajar, dua guru PAI, dan sekitar 283
siswa ini disambut oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nur Aliyah, yang
mewakili kepala sekolah. Berdasarkan hasil supervisi, pelaksanaan proses
belajar mengajar (PBM) di sekolah ini berjalan dengan lancar sesuai dengan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Rencana Pelaksanaan Mingguan (RPM)
yang telah disusun oleh guru PAI. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler
keagamaan juga berjalan aktif dan terjadwal, antara lain Rohis, Habsy, Kajian
Fiqh, BTQ, dan Sholat Dhuha di setiap kelas. Seluruh kegiatan tersebut mendapat
dukungan penuh dari pihak sekolah, terutama guru-guru mata pelajaran lainnya.
Dukungan ini terlihat nyata melalui kolaborasi para guru pria yang turut
membantu membentuk karakter religius siswa, mengingat seluruh guru PAI di
sekolah tersebut merupakan perempuan. Sinergi ini menjadi contoh baik dalam
membangun iklim sekolah yang religius, harmonis, dan saling mendukung.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan
di SMKN 20 Samarinda yang beralamat di Jalan Tatako No.105, RT 24, Kelurahan
Sungai Kapih. Sekolah kejuruan yang memiliki 34 rombongan belajar dan 1.100
siswa ini membina lima kompetensi keahlian, yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola
Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran, Akuntansi dan Keuangan Lembaga,
Teknik Bisnis Sepeda Motor, serta Multimedia. Dengan tiga guru PAI yang aktif,
proses pembelajaran berjalan tertib dan sesuai dengan RPM yang telah disusun.
Kepala sekolah Dr. Hj. Siti Aisyah menyampaikan apresiasi terhadap kinerja guru
PAI yang terus berinovasi dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa
di tengah beragam latar belakang jurusan. SMKN 20 juga memiliki berbagai
kegiatan ekstrakurikuler keagamaan seperti Rohani Islam (Rohis), Rohani Kristen
(Rokris), Tahsin dan Tahfidz, serta Rebana, yang menjadi wadah pengembangan
spiritualitas dan karakter bagi seluruh peserta didik.
Melalui kegiatan monitoring dan
supervisi ini, Ibu Baqi Nurul Hakkurahmy menegaskan pentingnya sinergi antara
guru, kepala sekolah, dan seluruh unsur pendidikan dalam membentuk karakter
religius siswa. Ia juga mendorong agar pembelajaran PAI tidak hanya berfokus
pada aspek kognitif, tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai akhlak
dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari siswa. Supervisi ini menjadi wujud
nyata komitmen pengawas PAI dalam memastikan pendidikan agama di
sekolah-sekolah negeri berjalan dengan baik, berdaya guna, dan berkontribusi
terhadap pembentukan generasi yang beriman, berakhlak, dan berkarakter. (DNA/foto:PP)
