Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda melalui Pengawas Madrasah melaksanakan kegiatan Monitoring Asesmen Semester Ganjil Tahun 2025 pada Selasa, (2/12), bertempat di MTs Al Mujahidah Nahdlotul Wathan Bentuas. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar pada setiap akhir semester sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Monitoring ini dihadiri oleh Pengawas Manajerial, Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd., bersama Kepala MTs Al Mujahidah Nahdlotul Wathan Bentuas, Fahmi Kamar, QH, S.Pd.. Selain itu, kegiatan turut diikuti oleh 7 orang guru dan tenaga kependidikan, serta 29 siswa dan siswi yang sedang melaksanakan asesmen semester.
Pelaksanaan monitoring difokuskan pada kesiapan teknis, kelancaran pelaksanaan asesmen, serta pemenuhan standar administrasi pembelajaran di madrasah. Seluruh rangkaian asesmen ditinjau untuk memastikan proses berjalan tertib, objektif, dan sesuai ketentuan.
Asesmen sumatif pada akhir semester memiliki peran penting dalam pengukuran capaian pembelajaran siswa. Melalui asesmen ini, madrasah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai penguasaan pengetahuan dan keterampilan siswa setelah menempuh satu periode pembelajaran. Hasil asesmen digunakan sebagai dasar penentuan nilai akhir, pengambilan keputusan akademik seperti kenaikan kelas, serta bahan evaluasi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain itu, asesmen sumatif menyediakan umpan balik yang jelas kepada siswa, orang tua, dan sekolah mengenai kekuatan serta area yang masih perlu ditingkatkan. Data yang dihasilkan menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan untuk memperkuat strategi pembelajaran maupun pembinaan peserta didik. Sekaligus, asesmen ini membantu madrasah dalam mengevaluasi efektivitas kurikulum dan proses pendidikan yang telah berjalan.
Dengan terlaksananya monitoring ini, Kementerian Agama Kota Samarinda berharap mutu pembelajaran di madrasah dapat terus meningkat melalui pelaksanaan asesmen yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. (AR/foto:PP)
