Samarinda (Humas) - Memastikan
pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) berjalan sesuai prosedur
dan standar yang telah ditetapkan, Pengawas Madrasah Bapak Imran, M.Pd
melaksanakan kegiatan monitoring ANBK di Madrasah Aliyah (MA) Al Mujahidin Kota
Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, tanggal 6–7 Agustus 2025, yang di ikuti oleh peserta didik kelas XI sebagai bagian dari agenda nasional
pemetaan mutu pendidikan.
Monitoring ini dilakukan sebagai
bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan ANBK Tahun Ajaran
2025/2026 yang merupakan program strategis Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan untuk memetakan mutu pendidikan berdasarkan kemampuan literasi, numerasi,
dan karakter siswa. Di MA Al Mujahidin, sebanyak 22 siswa mengikuti asesmen
ini, terdiri dari 9 siswa putra dan 13 siswa putri.
Pelaksanaan asesmen dilakukan
secara online, dalam satu sesi per hari selama dua hari berturut-turut.
Kegiatan berlangsung di ruang laboratorium komputer yang telah disiapkan oleh
madrasah, dengan pengawasan ketat oleh proktor dan pengawas ruang. Seluruh
peserta hadir dan mengikuti asesmen dengan tertib, serta tidak ditemukan
gangguan teknis yang signifikan selama kegiatan berlangsung.
Dalam kegiatan ini, Bapak Imran,
M.Pd selaku Pengawas Madrasah, hadir secara langsung untuk melakukan
pemantauan, pendokumentasian proses, serta memberikan masukan dan arahan kepada
pihak madrasah. Turut mendampingi kegiatan tersebut adalah Kepala MA Al
Mujahidin, proktor, dan pengawas ruang, yang semuanya bekerja sama untuk
memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan sesuai standar operasional
prosedur.
Dalam keterangannya, Bapak Imran,
M.Pd menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan dan kedisiplinan seluruh pihak di
MA Al Mujahidin. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ANBK tidak hanya menjadi momen
penting dalam evaluasi pembelajaran, tetapi juga sebagai bentuk peningkatan
kualitas dan integritas lembaga pendidikan madrasah.
“Pelaksanaan ANBK di MA Al
Mujahidin telah menunjukkan standar kesiapan yang sangat baik. Tidak hanya dari
sisi teknis dan sarana prasarana, tetapi juga dari partisipasi aktif para siswa
dan keterlibatan semua komponen madrasah. Ini menunjukkan bahwa madrasah ini
memiliki komitmen kuat terhadap mutu pendidikan,” ungkap beliau.
Kegiatan monitoring ini ditutup
dengan evaluasi singkat dan dialog antara pengawas dan pihak madrasah terkait
pelaksanaan ANBK serta upaya peningkatan mutu pembelajaran secara menyeluruh.
Monitoring semacam ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pendidikan
yang adaptif, transparan, dan akuntabel.
Dengan terlaksananya kegiatan ANBK secara lancar di MA Al Mujahidin, diharapkan madrasah ini terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan pendidikan demi mencetak generasi yang unggul, cerdas, dan berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)
