Samarinda (Humas) - Upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah terus dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini tampak dalam kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Edy Soltami, S.Ag., M.AP, dan juga pengawas MI Drs. H. Masrukin, M.Pd terhadap pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MIN 1 Samarinda dan MI Ar Raudah pada Selasa (23/09).
Kehadiran beliau di tengah-tengah
pelaksanaan ANBK menjadi bentuk perhatian langsung dari Kementerian Agama dalam
memastikan jalannya asesmen sesuai dengan prosedur, tertib, dan kondusif.
Monitoring ini juga bertujuan untuk melihat sejauh mana kesiapan madrasah dalam
melaksanakan program nasional yang menjadi tolok ukur penting bagi peningkatan
kualitas pendidikan di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Edy Soltami dan bapak H. Masrukin meninjau secara menyeluruh mulai dari kondisi ruang ujian, perangkat komputer, hingga jaringan internet yang digunakan siswa. Ia juga berdialog dengan proktor dan teknisi mengenai kelancaran sistem yang dipakai, serta menyapa para guru dan pengawas ruang yang mendampingi jalannya ujian. Tidak hanya itu, beliau turut menyapa para peserta didik untuk memberikan semangat agar tetap percaya diri, fokus, dan tenang dalam menyelesaikan soal-soal asesmen. Kehadiran seorang pejabat yang memberikan dukungan moral secara langsung menjadi energi tambahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Pelaksanaan ANBK sendiri memiliki
peran yang sangat strategis, karena tidak hanya menilai hasil belajar peserta
didik secara akademik, tetapi juga menekankan pengukuran literasi membaca,
numerasi, serta penguatan karakter. Hasil dari asesmen ini diharapkan mampu
memberikan gambaran nyata mengenai mutu pendidikan madrasah sekaligus menjadi
dasar bagi perbaikan dan penyusunan program kerja di masa mendatang.
Dengan monitoring yang dilakukan
oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, pelaksanaan ANBK di MIN 1 Samarinda dan
MI Ar Raudah berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Hal ini
sekaligus menunjukkan bahwa madrasah di Kota Samarinda siap beradaptasi dengan
perkembangan teknologi pendidikan dan terus berkomitmen menghadirkan generasi
unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di era global.
Kegiatan monitoring ini juga
mencerminkan sinergi antara Kementerian Agama, pihak madrasah, guru, teknisi,
dan seluruh peserta didik dalam mewujudkan transformasi pendidikan. Lebih dari
sekadar pengawasan, langkah ini menjadi simbol nyata kepedulian dan perhatian
pemerintah terhadap pendidikan madrasah sebagai bagian integral dari sistem
pendidikan nasional. (DNA/foto:PENMAD)
