Samarinda (Humas) – MTs At-Taqwa Samarinda melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Review Dokumen 1 dan 2, Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tahun Pelajaran 2026/2027, serta penguatan School Learning Culture Community (SLCC) pada Selasa (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru sekaligus memperkuat standar mutu pendidikan dan tata kelola madrasah.
Kegiatan yang berlangsung di MTs
At-Taqwa Samarinda tersebut dihadiri oleh Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Imran, M.Pd., bersama Kepala MTs At-Taqwa Samarinda, Sidharta, S.Pd.
Selain itu, sebanyak 15 orang guru dan 4 orang tenaga kependidikan turut
mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari komitmen bersama dalam
meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Hadir sebagai narasumber, M.
Yahya, M.Kom., yang memberikan materi dan penguatan terkait penyusunan serta
review dokumen madrasah, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, dan
pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan melalui program SLCC. Dalam
pemaparannya, ia menekankan pentingnya dokumen perencanaan yang disusun secara
sistematis dan sesuai regulasi sebagai landasan dalam pelaksanaan program
pendidikan yang efektif dan terukur.
Pengawas Manajerial Madrasah Kota
Samarinda, Imran, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi
ini bertujuan memastikan seluruh perangkat administrasi dan dokumen madrasah
telah disusun dengan baik sebelum dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027.
Menurutnya, kesiapan dokumen dan program kerja yang matang akan mendukung
terciptanya tata kelola madrasah yang profesional dan akuntabel.
“Review dokumen bukan hanya
memenuhi aspek administrasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam
memastikan seluruh program madrasah berjalan sesuai visi, misi, dan target
peningkatan mutu yang telah ditetapkan. Melalui implementasi Kurikulum Berbasis
Cinta, madrasah diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih
humanis, menghargai keberagaman, dan berorientasi pada penguatan karakter
peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTs
At-Taqwa Samarinda, Sidharta, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pendampingan
dan pembinaan yang diberikan oleh Pengawas Madrasah serta narasumber. Ia
berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman seluruh pendidik dan tenaga
kependidikan terhadap berbagai kebijakan dan program yang akan diterapkan pada
tahun ajaran mendatang.
“Kegiatan ini menjadi momentum
yang sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta
meningkatkan kesiapan seluruh warga madrasah dalam memberikan layanan
pendidikan yang berkualitas. Dengan adanya pendampingan dan evaluasi secara langsung,
kami memperoleh banyak masukan untuk penyempurnaan dokumen dan program kerja
madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan
evaluasi ini, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan semakin
memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung implementasi
Kurikulum Berbasis Cinta serta penguatan budaya belajar di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan madrasah yang
unggul, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan layanan
pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Dengan terlaksananya kegiatan
ini, MTs At-Taqwa Samarinda optimistis dapat menyambut Tahun Pelajaran
2026/2027 dengan lebih siap, baik dari aspek administrasi, pembelajaran, maupun
penguatan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan madrasah. (dna/foto:pp)
