Samarinda (Humas) — Dalam rangka menyongsong Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat standar mutu pendidikan madrasah, MTs Al-Arsyadi Samarinda melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Review Dokumen 1 dan 2, Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta Student Learning Center Community (SLCC), Rabu (1/7/2026), bertempat di MTs Al-Arsyadi Samarinda.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya
memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi tahun ajaran baru, sekaligus
mengoptimalkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi salah satu
penguatan karakter di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan juga bertujuan
untuk memastikan kelengkapan dokumen perencanaan pembelajaran serta peningkatan
standar mutu layanan pendidikan.
Monitoring dan evaluasi dipimpin oleh Pengawas Manajerial
Madrasah Kota Samarinda, Imran, M.Pd., yang turut memberikan pembinaan dan
penguatan kepada seluruh peserta. Hadir pula sebagai narasumber M. Yahya,
M.Kom., yang menyampaikan materi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis
Cinta, penyempurnaan Dokumen 1 dan Dokumen 2, serta penguatan pelaksanaan SLCC
dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif dan berpusat pada peserta
didik.
Kegiatan berlangsung bersama Kepala MTs Al-Arsyadi Samarinda,
Hafiz Afgani, S.Pd., serta diikuti oleh 11 orang guru yang akan bertugas pada
Tahun Pelajaran 2026/2027. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara aktif
melalui diskusi, telaah dokumen, dan penyamaan persepsi terhadap implementasi
kurikulum yang akan diterapkan di madrasah.
Dalam arahannya, Pengawas Manajerial Madrasah Kota Samarinda
menegaskan bahwa kesiapan dokumen akademik dan implementasi kurikulum merupakan
fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang berkualitas. Ia
berharap seluruh pendidik mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta
secara optimal sehingga tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta didik,
tetapi juga membentuk karakter yang berakhlak mulia, moderat, dan berwawasan
kebangsaan.
Sementara itu, Kepala MTs Al-Arsyadi Samarinda, Hafiz Afgani,
S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh pengawas
dan narasumber. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi momentum
yang sangat penting untuk memastikan seluruh perangkat pembelajaran telah
tersusun dengan baik serta siap diimplementasikan pada awal Tahun Pelajaran
2026/2027.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pendidik memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun perencanaan pembelajaran, melaksanakan Kurikulum Berbasis Cinta, serta terus meningkatkan mutu layanan pendidikan sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. (dna/foto:pp)
