Samarinda (Humas) - Upaya
berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah terus dilakukan
melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi peserta Musyawarah
Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Madrasah Aliyah Zona 1 Provinsi Kalimantan
Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (31/12), bertempat di MA Al
Mujahidin Samarinda, serta diikuti secara luring dan daring melalui Zoom
Meeting, sehingga mampu menjangkau seluruh guru Kimia Madrasah Aliyah
se-Kalimantan Timur.
Pelaksanaan program PKB ini
menjadi wadah strategis bagi para guru Kimia untuk meningkatkan
profesionalisme, memperkuat kompetensi pedagogik, serta mengembangkan kemampuan
dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermutu. Seluruh guru Kimia
MA se-Provinsi Kalimantan Timur mengikuti kegiatan dengan antusias, baik yang
hadir langsung di lokasi kegiatan maupun yang bergabung secara daring dari
berbagai daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Abdul
Khaliq ,Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Samarinda Edy Sultomi,
S.Ag., M.Ap., Pengawas Madrasah Drs. H. Jumian, Pengawas Manajerial Kementerian
Agama Kota Samarinda Imran, M.Pd., Perwakilan Ketua YPNU Kalimantan Timur, Kepala
Madrasah MA Al Mujahidin Samarinda, serta menghadirkan Dr. H. Rahmadani, S.Ag.,
M.Pd.I. sebagai pemateri utama. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut
menunjukkan sinergi dan dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas guru
madrasah.
Rangkaian kegiatan diisi dengan
diskusi dan berbagi pengalaman profesional terkait pembelajaran Kimia di
madrasah. Pembahasan meliputi penguatan materi ajar, pengembangan strategi dan
metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan media pembelajaran, penyusunan sistem
penilaian, serta pengembangan perangkat pembelajaran yang relevan dengan
karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Forum ini juga menjadi ruang
refleksi bersama untuk membahas berbagai permasalahan pembelajaran sehari-hari
dan mencari solusi yang aplikatif.
Salah satu fokus utama dalam
program PKB ini adalah integrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Mata
Pelajaran Kimia. Pendekatan ini diarahkan agar pembelajaran Kimia tidak hanya
menekankan aspek kognitif dan penguasaan konsep, tetapi juga mengedepankan
nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan pembentukan karakter peserta didik.
Melalui integrasi KBC, guru didorong untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih
bermakna, kontekstual, serta mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu
pengetahuan dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para guru
Kimia diharapkan semakin siap dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil
pembelajaran di kelas. Penguatan kompetensi guru melalui program PKB MGMP Kimia
MA Zona 1 Kaltim ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan
prestasi siswa, terciptanya pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, serta
terwujudnya madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Program Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga mutu
pendidikan madrasah secara berkelanjutan. Sinergi antara guru, madrasah, dan
Kementerian Agama diharapkan terus terjaga demi terwujudnya pendidikan madrasah
yang berkualitas dan berorientasi pada pembentukan generasi yang cerdas,
berkarakter, dan berakhlak mulia di Provinsi Kalimantan Timur. (DNA/foto:PP)
