Samarinda (Humas) - Suasana penuh
khidmat dan semangat religius menyelimuti aula SMAN 4 Samarinda saat kegiatan Tabligh
Akbar digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (19/09).
Ratusan siswa dan seluruh dewan guru hadir, duduk rapi dalam balutan busana
muslim, mendengarkan dengan penuh antusias setiap rangkaian
acara yang telah disiapkan dengan baik oleh panitia.
Mengangkat tema “Meneladani
akhlak Rasulullah SAW melalui tadabbur Al-Qur’an untuk mewujudkan generasi
remaja yang beriman”, kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan
momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan
sehari-hari siswa.
Kegiatan yang digelar di aula
sekolah ini menjadi bagian rangkaian dari peringatan Maulid Nabi yang
sebelumnya diwarnai dengan beragam lomba Islami antar siswa maupun antar
sekolah tingkat SMA se-Kota Samarinda.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah
tamu undangan dari berbagai instansi, di antaranya Kasi Pakis Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Timur (diwakili Raswim, SH., M.Pd), Ketua Pokjawas PAI
Provinsi dan Kota Samarinda (H. Yaman, M.Pd), Pengawas PAI Tingkat SMA/SMK Kota
Samarinda (Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd), perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi
Kalimantan Timur Kota Samarinda, Kelurahan Rapak Dalam, Babinmas dan Babinsa
Rapak Dalam.
Kehadiran mereka memberi energi
positif, sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan karakter
dan spiritualitas generasi muda di lingkungan sekolah.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua
Pokjawas PAI Provinsi Kalimantan Timur, H. Yaman, M.Pd. Dalam sambutannya, ia
menyampaikan rasa bangga atas semangat keagamaan yang terus tumbuh di kalangan
siswa SMAN 4 Samarinda. “Kegiatan seperti ini bukan hanya memperingati
kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang pembentukan akhlak mulia dan
kecintaan kepada Al-Qur’an bagi anak-anak kita,” ujarnya dengan penuh haru.
Tabligh Akbar ini menghadirkan Habib
Muhammad Abdul Nashir sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya yang sejuk
dan menyentuh hati, beliau mengingatkan pentingnya menjaga shalat lima waktu
dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam keseharian. Habib Nashir juga
menguraikan empat amalan utama yang dapat mengantarkan ke surga: menjadi
pribadi dermawan, menjaga silaturahmi, menebarkan salam, dan membiasakan shalat
tahajud. Untaian pesan penuh hikmah ini disambut khidmat oleh seluruh hadirin
yang tampak larut dalam suasana religius.
Selain tabligh, kegiatan Maulid
Nabi Muhammad SAW di SMAN 4 Samarinda juga dirangkaikan dengan berbagai lomba
bernuansa Islami yang telah digelar beberapa hari sebelumnya, sebagai ajang
menyalurkan bakat dan kecintaan siswa pada nilai-nilai keislaman. Momen puncak
ini menjadi saat yang ditunggu, yakni pengumuman para juara:
Kategori Habsy Putra
🥇
Juara 1: SMA Darul Ihsan
🥈
Juara 2: MAN 1 Samarinda
🥉
Juara 3: SMA Negeri 3 Samarinda
Kategori Habsy Putri
🥇
Juara 1: SMAN 4 Samarinda
🥈
Juara 2: SMA Darul Ihsan
🥉
Juara 3: SMAN 12 Samarinda
Tepuk tangan meriah menggema di
ruangan saat nama para pemenang disebutkan. Wajah-wajah gembira para peserta
yang berhasil mengharumkan nama sekolah masing-masing menambah semarak suasana.
Kepala SMAN 4 Samarinda Drs. Muh.
Idar, M.Pd, melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum yang mewakili beliau, turut
menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas partisipasi aktif seluruh warga
sekolah. “Semoga melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya terinspirasi
untuk meraih prestasi, tetapi juga semakin cinta kepada Rasulullah SAW dan
bersemangat meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya
penuh harap.
Dengan berakhirnya acara ini,
tersisa kesan mendalam di hati seluruh peserta. Semangat kebersamaan, rasa
cinta kepada Rasulullah SAW, dan keinginan untuk menjadi generasi yang beriman
dan berakhlak mulia kian tumbuh kuat di lingkungan SMAN 4 Samarinda. (DNA/foto:PP)
