Samarinda (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda menggelar kegiatan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) rekrutmen tahap pertama bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi Provinsi Kalimantan Timur tingkat Kota Samarinda, Selasa pagi (pukul 09.00 WITA), bertempat di Ruang Aula Manasik Haji.
Sebanyak 48 calon petugas haji mengikuti simulasi ini sebagai bagian dari tahapan seleksi untuk memastikan kesiapan kompetensi, pemahaman tugas, serta kemampuan teknis yang dibutuhkan dalam melayani jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, MH, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Samarinda, H. Jurait, S.Ag., MH. Kehadiran dua pimpinan lembaga tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses rekrutmen petugas haji yang profesional dan berintegritas.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, MH, menegaskan bahwa tugas sebagai petugas haji bukan hanya sekadar penugasan teknis, melainkan bentuk pengabdian.
Ia menyampaikan, “Calon petugas haji harus siap mewakafkan tenaga, waktu, dan ilmu untuk menjadi petugas dalam melayani jemaah haji. Siapkan mental dan persiapkan diri dengan mempelajari ilmu yang diperlukan.”
Melalui simulasi CAT ini, peserta mendapatkan gambaran langsung mengenai mekanisme ujian yang akan dihadapi pada proses seleksi berikutnya. Diharapkan calon petugas mampu mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat menjadi bagian dari PPIH yang bertugas memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Kota Samarinda dan Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan petugas haji yang kompeten, tangguh, dan siap mengabdi. (LLJ)
