Samarinda (Humas) - Suasana
khidmat menyelimuti Madrasah Darussalam Boarding School Samarinda pada tanggal
27–28 Agustus 2025, ketika para santri tingkat MTs dan MA mengikuti Munaqasyah
Tahfidz dan Tilawah Al-Qur’an. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ujian formal,
melainkan sebuah momentum bagi para santri untuk mempersembahkan hasil hafalan
dan bacaan Al-Qur’an yang telah mereka perjuangkan dengan penuh kesungguhan.
Munaqasyah ini dihadiri langsung
oleh Kepala Madrasah, para guru Al-Qur’an, jajaran asatidz, serta Pengawas
Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Imran, M.Pd. Kehadiran beliau
menjadi bentuk dukungan nyata dari Kementerian Agama dalam membina kualitas
pendidikan madrasah, khususnya dalam bidang tahfidz dan tilawah. Lebih istimewa
lagi, kegiatan ini diuji oleh Tim Wafa Indonesia dari Surabaya, sebuah tim yang
dikenal luas melalui metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis otak kanan. Meski
dilaksanakan secara online, semangat para santri tidak berkurang sedikit pun.
Sebanyak 22 santri mengikuti
munaqasyah pada kategori Tahfidz Al-Qur’an, sementara 16 santri lainnya
menunjukkan kemampuan mereka dalam Tilawah Al-Qur’an. Setiap peserta tampil
dengan penuh percaya diri, memperdengarkan lantunan ayat-ayat suci dengan suara
yang merdu, serta menampilkan hafalan dengan ketelitian dan kekhusyukan.
Sementara itu, Pengawas Madrasah,
Bapak Imran, M.Pd, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya
kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa munaqasyah adalah salah satu ikhtiar
mulia dalam menjaga kualitas pendidikan madrasah, sekaligus membangun karakter
santri yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an.
Bagi para santri, kegiatan ini
menjadi ajang pembuktian sekaligus pengalaman berharga. Banyak di antara mereka
yang merasa haru karena dapat memperdengarkan hafalan yang telah mereka
ulang-ulang setiap hari, baik di musholla, di asrama, maupun saat program
murojaah malam. Rasa bangga juga tampak jelas pada wajah para guru yang melihat
keberhasilan anak didiknya menampilkan hafalan dengan lancar.
Peran Tim Wafa Indonesia
memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Metode pembelajaran Al-Qur’an
yang mereka terapkan tidak hanya menekankan aspek hafalan, tetapi juga mengasah
daya ingat, pemahaman, serta seni membaca Al-Qur’an. Kehadiran mereka seolah
menjadi penyemangat baru bagi seluruh peserta didik dan guru untuk terus
meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Darussalam Boarding
School.
Di akhir kegiatan, seluruh
peserta mendapatkan apresiasi serta motivasi untuk terus menjaga dan
meningkatkan hafalan mereka. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini
meninggalkan kesan mendalam, baik bagi santri, guru, maupun orang tua yang
menitipkan harapan besar kepada putra-putrinya agar tumbuh menjadi generasi
Qur’ani.
Dengan terselenggaranya Munaqasyah Tahfidz dan Tilawah ini, Madrasah Darussalam Boarding School Samarinda semakin meneguhkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kecintaan yang kuat kepada Al-Qur’an, serta akhlak yang mulia. (DNA/foto:PP)
