Samarinda (Humas) - Kementerian Agama (Kemenag) Kota
Samarinda terus memperkuat tata kelola pendidikan madrasah melalui pendampingan
yang berfokus pada akurasi data, profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan
(GTK), serta kesiapan perangkat pembelajaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui
kegiatan Pendampingan Pendataan EMIS-GTK, Monitoring MAGIS, dan Validasi
Perangkat Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs dan MA Al-Arsyadi
Samarinda, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan pendampingan dilaksanakan oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kota Samarinda, Imran, M.Pd., dan diikuti sebanyak 15 peserta yang terdiri atas unsur guru dan tenaga kependidikan. Turut hadir Kepala MTs Al-Arsyadi Hafiz Afgani, S.Pd., serta Kepala MA Al-Arsyadi Hayati Mustain, S.Ag.
Dalam pendampingan tersebut, Pengawas Madrasah melakukan
penguatan terhadap proses pendataan EMIS-GTK guna memastikan data yang tercatat
sesuai dengan kondisi sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Validitas
data menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan laporan yang berkualitas
sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan
madrasah.
Selain pendataan EMIS-GTK, kegiatan juga dirangkaikan dengan Monitoring
MAGIS sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan dan pengelolaan program
di madrasah berjalan sesuai ketentuan. Monitoring dilakukan untuk melihat
kesiapan serta memberikan pendampingan terhadap hal-hal yang masih perlu
diperbaiki dan ditingkatkan.
Aspek pembelajaran turut menjadi perhatian melalui validasi
perangkat ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Pendampingan diarahkan untuk
memastikan perangkat pembelajaran yang disiapkan guru selaras dengan
implementasi KBC, sehingga nilai-nilai cinta, kepedulian, penghargaan, dan
pembentukan karakter dapat terintegrasi dalam proses pembelajaran di madrasah.
Pengawas Madrasah Kemenag Kota Samarinda Imran, M.Pd.,
menekankan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan data sekaligus kesiapan
perangkat pembelajaran sebagai bagian dari peningkatan mutu madrasah. Data yang
akurat dan perangkat ajar yang sesuai diharapkan dapat mendukung GTK dalam
melaksanakan tugas secara profesional serta memberikan layanan pendidikan yang
semakin berkualitas kepada peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada madrasah, tidak hanya dalam aspek administrasi dan pendataan, tetapi juga dalam penguatan proses pembelajaran. Sinergi antara pengawas, kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mewujudkan tata kelola madrasah yang lebih tertib, data yang akurat, GTK yang profesional, serta madrasah yang semakin maju dan berkualitas. (dna/foto:pp)
