Samarinda (Humas) - Udara pagi
yang sejuk diiringi lantunan shalawat Nabi mengiringi langkah para siswa, guru,
dan tamu undangan yang hadir di halaman SD Negeri 008 Sungai Kunjang pada Sabtu
(13/09). Sekolah yang berada di kawasan Kecamatan Sungai Kunjang ini tampak
semarak dengan hiasan bernuansa islami, menyambut peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang digelar penuh kekhidmatan dan kehangatan.
Dengan mengusung tema “Mari
Kita Tingkatkan Rasa Cinta Kita Kepada Nabi Muhammad SAW”, kegiatan ini
menjadi momentum istimewa untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW
sejak dini, khususnya bagi para siswa sekolah dasar. Acara ini dihadiri oleh
seluruh warga sekolah, komite, orang tua siswa, serta para tokoh pendidikan,
termasuk Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak H. Yaman,S.Pd.I.,
M.Pd.I.
Kehadiran Bapak H. Yaman menjadi
bentuk nyata dukungan dan kepedulian dari pengawas madrasah terhadap pendidikan
karakter di sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan mendalam agar
para siswa menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam keseharian—baik
dalam bersikap santun, jujur, maupun dalam membangun semangat belajar.
“Meneladani Nabi bukan hanya dengan merayakan hari kelahirannya, tetapi juga
dengan mencontoh akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur beliau dengan
penuh kehangatan.
Turut hadir pula para Guru
Pendidikan Agama Islam (GPAI) SDN 008 Kecamatan Sungai Kunjang: Ibu Sarehat,
S.Pd.I; Bapak Ali Yusni, S.Pd.I; dan Bapak Rahmat Hidayat, S.Pd.I. Kehadiran
mereka memberi warna tersendiri dalam acara ini. Para GPAI terlihat membaur
bersama siswa, memberi semangat, dan mendampingi jalannya kegiatan sebagai
wujud kebersamaan dalam membimbing generasi muda agar mencintai Rasulullah SAW.
Acara dimulai sejak pukul 08.00
WITA dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna. Anak-anak membacakan shalawat
dengan penuh semangat, disusul penampilan kreasi seni islami yang menggambarkan
kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. Sebuah tausiyah singkat juga disampaikan
untuk menanamkan nilai moral dan spiritual yang luhur, mengajak siswa semakin
mengenal sosok Rasulullah SAW secara mendalam. Tidak hanya menjadi ajang
perayaan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara guru, siswa, orang
tua, dan seluruh warga sekolah.
Semangat dan kehadiran mereka
menjadi dorongan berharga bagi sekolah untuk terus menanamkan nilai-nilai
keislaman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam proses pembelajaran
sehari-hari.
Melalui peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW ini, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia seperti yang dicontohkan oleh
Rasulullah SAW—menjadi anak-anak yang santun, berempati, serta membawa kebaikan
bagi sesama. (DNA/foto:PP)
