Samarinda (Humas) - Suasana penuh
hikmah dan kebersamaan mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang
digelar di MTs dan MA Darussalam International Boarding School Samarinda pada
Sabtu (20/09). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WITA hingga selesai
ini dihadiri sekitar 800 peserta yang terdiri dari pimpinan daerah, tokoh
agama, akademisi, guru, santri, serta orang tua wali.
Peringatan Maulid tahun ini
mengangkat semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama bagi generasi
muda yang hidup di era modern. Melalui peringatan ini, seluruh peserta diajak
untuk tidak hanya mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga berupaya
mencontoh teladan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Asisten II Kota Samarinda yang mewakili Wali Kota Samarinda, Mayor Infantri Sujadi mewakili Dandim Samarinda, Wakapolsek Iptu Taufik Hidayat mewakili Kapolresta Samarinda, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Hadir pula KH. Muhammad Abror yang menyampaikan ceramah utama, Ketua Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda, Direktur Eksekutif Madrasah Darussalam International Boarding School, perwakilan dosen perguruan tinggi, serta perwakilan sekolah dan pondok pesantren dari Samarinda dan Tenggarong.
Tidak ketinggalan, Pengawas
Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Imran, M.Pd, turut hadir
mewakili Kasi Penmad Kemenag Kota Samarinda. Kehadiran beliau menjadi bentuk
dukungan dan sinergi antara Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan dalam
memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Rangkaian acara diawali dengan
pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, kemudian dilanjutkan dengan ceramah
agama oleh KH. Muhammad Abror yang menyampaikan pentingnya menanamkan cinta
kepada Nabi Muhammad SAW dalam diri santri dan siswa. Beliau mengingatkan bahwa
kecintaan tersebut harus diwujudkan dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah,
baik dalam ucapan, sikap, maupun perbuatan.
Peringatan Maulid ini sekaligus
menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, akademisi, dan
pemerintah dengan keluarga besar Darussalam Boarding School. Suasana
kekeluargaan semakin terasa dengan kehadiran orang tua dan wali santri yang
turut mendukung dan menyemangati anak-anak mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
seluruh santri Darussalam Boarding School mampu menanamkan keteladanan Nabi
Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, tanggung jawab,
kepedulian, dan akhlak mulia diharapkan terus tumbuh, sehingga lahir generasi
muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter islami
dan siap menghadapi tantangan zaman. (DNA/foto:PP)
