Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Manasik Haji Cilik yang berlangsung di Islamic Center Samarinda pada Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda edukatif dalam rangka menanamkan pemahaman nilai-nilai ibadah haji sejak usia dini kepada peserta didik Raudhatul Athfal (RA) di Kota Samarinda.
Kehadiran Kementerian Agama dalam
kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan pendidikan
keagamaan, khususnya bagi anak usia dini. Melalui kegiatan manasik haji cilik,
anak-anak diajak untuk mengenal rukun Islam kelima melalui praktik langsung
yang dikemas secara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Sejak pagi hari, suasana kegiatan
tampak meriah dengan kehadiran para peserta didik yang mengenakan pakaian
ihram. Dengan penuh semangat, anak-anak mengikuti setiap rangkaian kegiatan,
mulai dari niat ihram, tawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, sa’i antara Shafa
dan Marwah, hingga simulasi wukuf di Arafah. Seluruh rangkaian tersebut
dilaksanakan dengan bimbingan para guru dan pendamping yang memastikan kegiatan
berjalan tertib dan edukatif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh
Pengawas RA Hj. Nina, S.Pd., M.Pd.I, Ketua IGRA Provinsi Kalimantan Timur
Musyarofah, S.Pd., Ketua IGRA Kota Samarinda Karmila Jaya Wardani, M.Pd, serta
Ketua IGKTI Ibu Yos. Kehadiran para tokoh pendidikan tersebut semakin
memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, organisasi profesi, serta lembaga
pendidikan dalam membina karakter religius anak sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut,
Kementerian Agama Kota Samarinda memberikan apresiasi atas terselenggaranya
kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya
cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat. Manasik
haji cilik dinilai sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam mengenalkan
konsep ibadah melalui pengalaman langsung, sehingga lebih mudah dipahami oleh
anak-anak.
Selain sebagai sarana edukasi,
kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lembaga RA di Kota
Samarinda. Interaksi antara peserta didik, guru, dan orang tua menciptakan
suasana kebersamaan yang harmonis serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung
perkembangan anak secara menyeluruh.
Dengan terselenggaranya kegiatan
ini, diharapkan nilai-nilai keislaman seperti kedisiplinan, kesabaran,
kebersamaan, dan keikhlasan dapat tertanam sejak dini dalam diri anak-anak.
Kementerian Agama Kota Samarinda pun terus mendorong kegiatan serupa agar dapat
dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan
karakter di lingkungan madrasah. (DNA/foto:PP)
