Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Sekjen
  • 2026-10-01 16:50:20
  • 16

Samarinda (Humas) – Mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan Manasik Haji Cilik (MHC) Tahun 2026, anak-anak diajak mengenal rangkaian ibadah haji sekaligus menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan dengan cara yang edukatif dan menyenangkan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Samarinda tersebut berlangsung di Masjid Islamic Center Kota Samarinda, Kamis (1/10/2026). Kegiatan mengusung tema “Dengan Manasik Haji Cilik 2026 Kita Wujudkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan Menanamkan Keimanan dan Ketakwaan Sejak Dini.” Undangan kegiatan mencantumkan pelaksanaan mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Hamsinah  S.Ag, S.Pd yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Nina, M.Pd.I yang mewakili unsur pengawas RA Kota Samarinda, serta Muhammad Idris S.Pd.I dari Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang turut berperan sebagai pembaca doa.

Kehadiran unsur Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama dalam memberikan penguatan pendidikan keagamaan bagi anak sejak usia dini. Manasik haji tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan pelaksanaan ibadah haji secara sederhana, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran untuk mengenalkan nilai-nilai ketaatan, kedisiplinan, kebersamaan, kesabaran, serta kepedulian kepada sesama.

Melalui pendekatan yang sesuai dengan dunia anak, pengenalan ibadah diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang melekat dalam proses tumbuh kembang mereka. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai ibadah haji, tetapi juga diajak memahami bahwa setiap bentuk ibadah memiliki nilai dan keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema yang diangkat dalam MHC 2026 juga menempatkan pembentukan kebiasaan positif sebagai bagian penting dalam pendidikan anak. Penanaman keimanan dan ketakwaan sejak dini diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembentukan karakter, sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki nilai-nilai kebaikan dan mampu menerapkannya dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan anak usia dini, para pendidik, orang tua, dan unsur terkait dalam memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai keagamaan.

Dengan adanya Manasik Haji Cilik, proses pengenalan ibadah kepada anak dapat berlangsung melalui pengalaman langsung yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Harapannya, nilai-nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan baik anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (dna/foto:pp)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30