Samarinda (Humas) - Upaya
peningkatan kualitas pendidikan di madrasah terus dilakukan melalui perencanaan
yang matang, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Hal
ini diwujudkan oleh MAN 2 Samarinda melalui kegiatan penyusunan dokumen
perencanaan madrasah, yang meliputi Kurikulum Madrasah (KM), Rencana Kerja
Tahunan (RKT), Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM), serta Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Rabu (20/08).
Kegiatan strategis ini
berlangsung di ruang rapat Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PPT) MAN 2
Samarinda pada tahun ajaran 2025/2026, dengan melibatkan 36 peserta yang
terdiri dari Tim Pengembangan Kurikulum Madrasah dan koordinator mata
pelajaran. Kehadiran para pendidik ini menjadi bukti komitmen bersama untuk
menghadirkan perencanaan pembelajaran yang lebih baik dan relevan dengan
kebutuhan peserta didik.
Hadir memberikan arahan dalam
kegiatan tersebut, Pengawas Madrasah, Ibu Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd., yang
menekankan pentingnya sinergi antar guru dalam menyusun dokumen perencanaan
berbasis data pendidikan. “Rapor Pendidikan, Evaluasi Diri Madrasah (EDM), dan
hasil analisis pembelajaran harus menjadi landasan dalam penyusunan dokumen
agar perencanaan benar-benar menjawab kebutuhan pengembangan madrasah,”
ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan dibuka
secara resmi oleh Kepala MAN 2 Samarinda, Ibu Sapini, A.Ma., S.Pd., M.Pd. Dalam
sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kerja keras para guru dan tim
pengembang kurikulum yang selalu berupaya berinovasi. Ia menekankan bahwa Kurikulum
Berbasis Cinta yang menjadi ciri khas MAN 2 Samarinda harus tercermin dalam
seluruh dokumen perencanaan. “Kurikulum Cinta mengajarkan bahwa pembelajaran
bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang,
kepedulian, dan akhlak mulia. Dengan dasar inilah madrasah kita akan melahirkan
generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.
Kegiatan penyusunan ini juga
mengintegrasikan pendekatan Deep Learning sebagai strategi pembelajaran abad
21. Para guru diajak untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang mendorong
siswa berpikir kritis, kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki komunikasi
yang efektif. Selain itu, penguatan RKAM dan RKT menjadi langkah penting dalam
memastikan program kerja madrasah berjalan sesuai rencana, terarah, serta
sesuai dengan kebijakan pendidikan nasional.
Sepanjang kegiatan, para peserta
tampak antusias berdiskusi, bertukar ide, dan menyusun rancangan yang
komprehensif. Hasil akhir dari penyusunan ini nantinya akan menjadi dokumen
resmi yang digunakan sebagai pedoman kerja guru dan tenaga kependidikan dalam
satu tahun ajaran ke depan.
Dengan terselenggaranya kegiatan
ini, MAN 2 Samarinda semakin mantap untuk menghadirkan pendidikan yang unggul,
berdaya saing, namun tetap menekankan nilai-nilai humanis melalui Kurikulum
Berbasis Cinta. Diharapkan, seluruh warga madrasah dapat mengimplementasikan
dokumen yang disusun dengan penuh tanggung jawab, sehingga MAN 2 Samarinda
sebagai madrasah modern, inovatif, dan berkarakter Islami dapat terwujud. (DNA)
