Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Penmad
  • 2025-08-13 11:46:14
  • 170

Samarinda (Humas) - MAN 1 Samarinda menggelar kegiatan In House Training (IHT) yang dilaksanakan selama dua hari yaitu, 13–14 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis madrasah dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, sekaligus mempersiapkan model pembelajaran yang relevan, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Acara yang berlangsung di lingkungan MAN 1 Samarinda ini dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda  Bapak H. Mustofa Nuri, S.HI., M.Pd.I, Kepala Seksi Madrasah Bapak Edy Soltami, S.Ag., M.AP, dan Pengawas Madrasah Bapak Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari Kepala MAN 1 Samarinda Bapak Drs. H. Dede Rohimat, M.Pd, para wakil kepala madrasah, guru-guru, serta staf tata usaha. Secara keseluruhan, terdapat 82 pegawai yang berpartisipasi, terdiri atas 55 guru dan 27 staf TU.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Samarinda Bapak Dede Rohimat menyampaikan laporan pelaksanaan IHT dan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi tahun ajaran 2025/2026. Fokus utama adalah membangun strategi pembelajaran yang lebih efektif, menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, dan memanfaatkan perkembangan teknologi. Ia juga memaparkan profil MAN 1 Samarinda yang memiliki tiga jurusan utama, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Agama, serta dilengkapi program keterampilan unggulan seperti Tata Boga, Teknik Komputer dan Informatika, Pengelasan, dan Teknik Kendaraan Ringan. Menurutnya, kombinasi jurusan akademik dan program keterampilan ini menjadi keunggulan kompetitif madrasah dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Plt. Kepala kemenag Kota Samarinda, Bapak H. Mustofa Nuri, dalam arahannya menekankan bahwa pendidikan adalah proses yang dinamis, selalu bergerak mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Ia mengajak seluruh guru untuk tidak hanya terpaku pada metode mengajar konvensional seperti menulis dan mencatat, tetapi berani mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam (deep learning). Menurutnya, deep learning akan membantu siswa memahami materi secara komprehensif, melatih kemampuan berpikir kritis, dan mendorong kreativitas.

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, saling berbagi, dan saling menguatkan. Semoga IHT ini menjadi ajang untuk menambah pengetahuan dan keterampilan bapak-ibu guru dalam melaksanakan pembelajaran. Dengan Bismillahirrahmanirrahim ,saya nyatakan kegiatan IHT MAN 1 Samarinda dibuka  secara resmi. Semoga membawa berkah untuk kita semua,” ungkapnya penuh semangat.

Kegiatan IHT ini tidak hanya memuat sesi penyampaian materi, tetapi juga dirancang interaktif dengan diskusi, studi kasus, dan simulasi pembelajaran. Hal ini bertujuan agar peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga dapat langsung mempraktikkan metode pembelajaran baru. Selama dua hari, peserta akan mendapatkan materi yang menggabungkan aspek pedagogik, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta strategi pengelolaan kelas yang efektif.

Dengan terlaksananya IHT ini, diharapkan MAN 1 Samarinda dapat memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, dan siap berkompetisi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Komitmen seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dalam mengikuti pelatihan ini menjadi modal utama untuk mewujudkan visi “Madrasah Maju Bermutu Dunia” yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.(DNA/LLJ)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30