Samarinda (Humas) - Dalam upaya
memperkuat karakter religius sekaligus membekali kesiapan mental dan spiritual
siswa menjelang kelulusan, Pengawas GPAI tingkat SMA/SMK, Baqi Nurul
Hakkurahmy, M.Pd., bersama pihak sekolah menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan
Taqwa (MABIT) bagi siswa kelas XII. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat
(05/02) dan dipusatkan di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh siswa
kelas XII dari jurusan Teknik Audio Video (TAV) 2, Teknik Pemanasan Tata Udara
(TPTU), dan Geomatika (Geo) 2.
Kegiatan MABIT dimulai sejak pukul 16.30 WIB dengan proses registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh B. Riska dan Riwanti. Sejak awal kegiatan, para siswa tampak antusias dan tertib mengikuti setiap rangkaian agenda yang telah disusun secara sistematis. MABIT dirancang sebagai sarana pembinaan karakter spiritual yang komprehensif, sekaligus menjadi ruang refleksi diri bagi siswa dalam menghadapi fase akhir pendidikan menengah dan transisi menuju dunia perguruan tinggi maupun dunia kerja.
Kepala Sekolah, Fauzi, M.Pd.,
menyampaikan bahwa kegiatan MABIT merupakan agenda penting bagi siswa kelas XII
agar mereka memiliki ketenangan batin, penguatan iman, serta kesiapan mental
dalam menghadapi ujian akhir dan tantangan kehidupan setelah lulus. Melalui
pendekatan keagamaan yang aplikatif dan reflektif, siswa diharapkan mampu
membangun kepribadian yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.
Sepanjang malam hingga dini hari,
siswa mengikuti berbagai materi keislaman yang disampaikan oleh para pemateri
yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Rangkaian kegiatan dimulai dengan
sesi Tahsin Al-Qur’an yang dibimbing oleh B. Nurmah, dilanjutkan dengan
penyampaian materi Aqidah Akhlak oleh Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd., yang
menekankan pentingnya penguatan keimanan dan pembentukan akhlak dalam kehidupan
remaja. Materi Tarikh Islam disampaikan oleh Fauzi, M.Pd., yang mengajak siswa
meneladani nilai-nilai perjuangan dan keteladanan tokoh-tokoh Islam, kemudian
dilanjutkan dengan materi Fiqih oleh P.H. Yadi yang membahas praktik ibadah dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan ibadah salat Maghrib
dan Isya berjamaah dipimpin oleh P. Mardian sebagai imam, menciptakan suasana
religius dan kebersamaan yang kental di lingkungan sekolah. Rangkaian kegiatan
MABIT semakin bermakna pada sepertiga malam terakhir melalui pelaksanaan salat
Tahajud dan sesi Muhasabah yang dipandu oleh P. Faiz dan P. Sandy. Pada momen
tersebut, suasana Masjid SMKN 2 Samarinda terasa khusyuk dan haru ketika para
siswa diajak merenungkan perjalanan hidup, memohon ampunan, serta memanjatkan
doa untuk kedua orang tua, guru, dan masa depan mereka.
Kegiatan MABIT ditutup dengan
pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang dipimpin oleh P. Faiz. Secara
keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar berkat sinergi
antara pengawas GPAI, pimpinan sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta
seluruh elemen guru dan staf yang terlibat. Melalui kegiatan ini, diharapkan
siswa kelas XII tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi
spiritual yang kuat dan karakter religius yang melekat sebagai bekal menjadi
generasi emas Kalimantan Timur yang berakhlakul karimah.(DNA/foto:PP)
