Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2025-07-30 08:31:44
  • 143

Samarinda (Humas) - Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme tenaga pendidik, MA Al Mujahidin Samarinda melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Deep Learning dan Implementasinya dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (29/07), bertempat di lingkungan MA Al Mujahidin dan dihadiri oleh para guru dari dua jenjang pendidikan, yaitu MTs dan MA Al Mujahidin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Imran, M.Pd., yang juga bertindak sebagai narasumber sekaligus motivator dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan seperti ini sangat penting dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi era transformasi digital dan kebutuhan pembelajaran.

Sebanyak 30 orang guru mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusias. Mereka berasal dari lingkungan satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Al Mujahidin. Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep deep learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konten semata, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas, kesadaran, dan komitmen guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Dengan menerapkan pendekatan deep learning, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih mendalam, kontekstual, dan menantang siswa untuk memahami makna di balik materi pelajaran, bukan sekadar menghafalnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah upgrading pengetahuan bagi guru, khususnya dalam hal implementasi metode dan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini sangat relevan dengan tuntutan kurikulum dan tantangan pendidikan di era digital.

Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali dengan berbagai materi tentang filosofi dan prinsip deep learning, perbedaan antara surface learning dan deep learning, serta strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir reflektif, menyelesaikan masalah kompleks, dan mengembangkan keterampilan kolaboratif.

Bapak Imran, M.Pd, juga menekankan pentingnya kolaborasi antar guru dalam mengembangkan RPP dan perangkat ajar yang sesuai dengan pendekatan deep learning. Guru tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga menjadi inspirator bagi siswa untuk belajar secara aktif dan bermakna.

Selain itu, sesi diskusi dan praktik langsung juga menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Para peserta diberikan kesempatan untuk merancang skenario pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital, asesmen autentik, dan pendekatan pembelajaran berbasis proyek atau problem-based learning.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan komitmen peserta untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Kepala MA Al Mujahidin Samarinda menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan narasumber, serta berharap agar kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan kapasitas guru.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, MA dan MTs Al Mujahidin Samarinda menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30