Samarinda (Humas) – Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda resmi meluncurkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Pratama pada Rabu, 24 September 2025. Acara berlangsung di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus II UINSI Samarinda, dirangkai dengan penyerahan sertifikat halal bagi 50 UMKM, pembukaan Laboratorium Produk Halal, dan talkshow bertema Penguatan Kesadaran Halal, Literasi Industri Halal dan Ekonomi Syariah.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, termasuk perwakilan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, serta Satuan Tugas Layanan Jaminan Produk Halal (Satgas JPH) Kota Samarinda. Turut hadir Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Samarinda, Dr. H. Ikhwan Saputera, S.Kom., M.Sos, yang juga menjadi salah satu narasumber talkshow.
Dalam paparannya, Dr. Ikhwan Saputera menegaskan pentingnya kehadiran LPH Pratama UINSI Samarinda sebagai lompatan strategis. “Hadirnya LPH Pratama UINSI Samarinda ini bukan sekadar peluncuran lembaga, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi ekosistem halal Kalimantan Timur. Kita sedang membuka gerbang aksesibilitas bagi UMKM untuk naik kelas, menjadikan sertifikasi halal yang dulu terasa jauh dan rumit, kini ada ‘di halaman rumah’ sendiri,” ungkapnya.
Serangkaian kegiatan dimulai dengan tarian pembuka, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan Al-Qur’an, sambutan pimpinan UINSI, dan perwakilan pemerintah daerah. Dilanjutkan dengan pemutaran video profil LPH, pemotongan pita, penandatanganan perjanjian kerja sama, serta penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM.
Dengan berdirinya LPH Pratama UINSI Samarinda, diharapkan proses pemeriksaan dan sertifikasi produk halal bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, menjadi lebih mudah dan terjangkau. Langkah ini sekaligus memperkuat literasi industri halal dan mendukung pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Timur. (sif/foto:BI)
