Samarinda (Humas) - Dalam rangka membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepribadian unggul, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Samarinda Utara) menggelar Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang berlangsung di Aula MA An-Nur Samarinda, Kamis (16/10). Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa MA An-Nur Samarinda dengan penuh antusias, didampingi oleh Wakamad Kesiswaan Ust. Adi Saputra, M.Pd.
Kegiatan ini menghadirkan
narasumber inspiratif, yakni Mutamam Hari, S.Sos.I., M.E, Ratu Maryanche
Olivia, S.Hi, Zainiyatul Muhibah, S.Hi, dan Wahyu Utami, Lc, yang membawakan
materi dengan pendekatan dialogis dan interaktif. Melalui sesi diskusi dan
simulasi, para siswa diajak untuk mengenal lebih dalam tentang diri mereka,
memahami potensi yang dimiliki, serta belajar bagaimana mengelola emosi dan
berinteraksi secara positif dalam lingkungan sosial.
Ketua panitia Mulyadi, S.Ag
menjelaskan bahwa kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama
mengangkat tema Remaja yang Sehat, yang menyoroti pentingnya membangun
konsep diri yang positif, memahami tantangan dan problematika remaja masa kini,
serta menemukan arah hidup berdasarkan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam
Al-Qur’an. “Remaja perlu memahami bahwa masa muda adalah masa emas untuk
menanam nilai-nilai kebaikan, mengenal diri, dan menentukan arah masa depan,”
ujarnya.
Kemudian pada sesi kedua, peserta
diajak untuk menjadi Remaja yang Terampil Mengolah Diri. Dalam sesi ini,
para siswa belajar tentang cara mengendalikan diri, mengelola emosi, mengambil
keputusan dengan bijak, serta mengasah keterampilan komunikasi dan empati dalam
pergaulan sehari-hari. Para narasumber juga menekankan pentingnya menjaga pergaulan
di era digital agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif media sosial.
Sementara itu, Sekretaris
Panitia, Fuad Asyufuddin Faiz, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan
bentuk kepedulian KUA Samarinda Utara terhadap perkembangan remaja di
lingkungan madrasah. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para siswa
agar siap menghadapi perubahan zaman dengan mental kuat, karakter positif, dan
keimanan yang kokoh. Kami ingin remaja MA An-Nur tumbuh menjadi generasi yang
mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam
suasana penuh kehangatan dan semangat belajar. Para siswa tampak antusias
mengikuti setiap sesi, bahkan aktif berdiskusi dan bertanya kepada narasumber.
Beberapa siswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman baru dan
membuka wawasan tentang pentingnya memahami diri serta menjaga perilaku di masa
remaja.
Di akhir kegiatan, panitia
berharap agar bimbingan seperti ini dapat menjadi agenda rutin dan
berkesinambungan. “Kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Remaja yang sehat,
cerdas, dan berakhlak mulia adalah kunci bagi masa depan bangsa,” pungkas
Mulyadi.
Melalui kegiatan ini, KUA Samarinda Utara bersama MA An-Nur Samarinda berhasil menciptakan ruang edukatif yang tak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menyentuh sisi emosional remaja — menumbuhkan kesadaran bahwa menjadi generasi emas dimulai dari mengenal diri, membangun karakter, dan menjaga nilai-nilai moral di setiap langkah kehidupan. (DNA/foto: HA)
