Samarinda (Humas) - MIN 1 Samarinda melaksanakan kegiatan Pendampingan Manajerial dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) pada Rabu (10/12) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu kepemimpinan serta tata kelola madrasah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses evaluasi dan pembinaan yang bertujuan untuk mendorong pengelolaan madrasah yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Kegiatan ini didampingi oleh Drs.
H. M. Masrukin, S.Pd., M.Pd.I dan Hamsinah, S.Ag., S.Pd, serta diikuti langsung
oleh Abdullah, S.Pd selaku Kepala MIN 1 Samarinda bersama jajaran manajemen
madrasah. Pelaksanaan pendampingan dan PKKM berlangsung dalam suasana yang
kondusif, penuh keterbukaan, serta semangat untuk terus melakukan perbaikan dan
penguatan di berbagai bidang pengelolaan madrasah.
Pendampingan manajerial
difokuskan pada penguatan perencanaan program kerja, pengelolaan administrasi,
pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas layanan kepada
peserta didik. Dalam kegiatan ini, berbagai aspek tata kelola dibahas secara
menyeluruh, mulai dari perencanaan berbasis mutu, penguatan budaya kerja,
hingga optimalisasi peran tenaga pendidik dan kependidikan. Pendampingan ini
diharapkan mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam pengelolaan madrasah
yang efektif dan akuntabel.
Seiring dengan pendampingan
manajerial, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Penilaian Kinerja
Kepala Madrasah (PKKM) yang bertujuan untuk menilai kinerja kepala madrasah
secara komprehensif. Penilaian mencakup berbagai aspek penting, seperti
kompetensi manajerial, supervisi akademik, pengembangan kewirausahaan, serta
inovasi dalam pengelolaan pendidikan. Proses PKKM dilaksanakan melalui
pemeriksaan dokumen administrasi, pemaparan program kerja, serta diskusi
evaluatif yang berlangsung secara objektif dan konstruktif.
Dalam pelaksanaan PKKM, berbagai
capaian program madrasah dipaparkan secara rinci, mencakup pengelolaan
pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, pemanfaatan sarana prasarana,
hingga upaya pengembangan mutu sumber daya manusia. Kegiatan ini juga menghasilkan
sejumlah catatan evaluasi dan rekomendasi yang menjadi dasar perbaikan serta
pengembangan program madrasah ke depan.
Pelaksanaan pendampingan dan PKKM
ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi kinerja, tetapi juga sebagai bentuk
pembinaan berkelanjutan bagi kepala madrasah dalam menjalankan peran
strategisnya sebagai pemimpin satuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan
kepala madrasah semakin kuat dalam kepemimpinan, mampu mengelola potensi yang
ada secara maksimal, serta mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin,
kolaboratif, dan berorientasi pada mutu.
Kegiatan ini juga mencerminkan
sinergi yang baik antara pengawas dan pihak madrasah dalam upaya bersama
meningkatkan kualitas pendidikan. Proses diskusi yang berlangsung secara
terbuka menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola madrasah agar
semakin adaptif terhadap perkembangan dan tantangan dunia pendidikan.
Melalui kegiatan Pendampingan
Manajerial dan PKKM ini, MIN 1 Samarinda diharapkan semakin mantap melangkah
dalam mewujudkan madrasah yang unggul, profesional, serta mampu memberikan
pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik. Kegiatan ini menjadi
bagian penting dari proses peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan demi
melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. (DNA/foto:PP)
