Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Sekjen
  • 2026-03-14 09:57:24
  • 174

Samarinda (Humas) - Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kota Samarinda, Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd, menghadiri kegiatan Khotmul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Guru Al-Qur’an Metode Ummi se-Kota Samarinda yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Jumat (13/3). Dalam kegiatan tersebut, Baqi hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda untuk menyampaikan sambutan kepada para guru Al-Qur’an yang tergabung dalam komunitas Ummi Samarinda (UMDA).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 19.30 WITA ini dihadiri ratusan ustadz dan ustadzah pengajar Al-Qur’an dari berbagai lembaga pendidikan di Samarinda yang menerapkan Metode Ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an. Tercatat sekitar 82 lembaga telah terdaftar di Samarinda dengan jumlah sekitar 520 guru Al-Qur’an, sementara pusat kegiatan dan sekretariat komunitas ini berada di Masjid At-Taqwa Jalan Wahid Hasyim 2 Samarinda.

Dalam sambutannya, Baqi Nurul Hakkurahmy menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada komunitas Ummi Samarinda yang telah memprakarsai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Atas nama Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada komunitas Ummi Samarinda yang telah memprakarsai kegiatan ini. Kegiatan Khotmul Qur’an ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kecintaan kita terhadap kitab suci Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa guru Al-Qur’an memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam membangun karakter generasi muda yang Qur’ani. Di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks, para pengajar Al-Qur’an memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi muda agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan tartil, tetapi juga menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap kitab suci tersebut.

Peran Metode Ummi yang telah berkembang luas dan terbukti menjadi salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif. Saat ini, metode tersebut telah tersebar di 37 provinsi di Indonesia bahkan hingga Malaysia, dengan pusat pengembangan berada di Surabaya. Di Kalimantan Timur sendiri, Metode Ummi telah berkembang di beberapa daerah seperti Bontang, Balikpapan, Kutai Timur, dan Samarinda.

Dalam kesempatan tersebut, menyampaikan tiga pesan penting kepada para ustadz dan ustadzah yang hadir. Pertama, penguatan ukhuwah antar guru Al-Qur’an melalui momentum kebersamaan seperti buka puasa bersama, sehingga terbangun sinergi yang kuat dalam mengembangkan dakwah Al-Qur’an di Kota Samarinda.

Kedua, peningkatan kualitas dan kompetensi para pengajar Al-Qur’an. Ia berharap para ustadz dan ustadzah terus mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi, mengingat mengajarkan Al-Qur’an merupakan amanah besar yang memerlukan kesabaran, ketekunan, serta keikhlasan yang tinggi.

Ketiga, memanfaatkan keberkahan bulan Ramadhan dengan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an agar keberkahannya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi Kota Samarinda.

Selain Khotmul Qur’an dan buka puasa bersama, rangkaian kegiatan Ramadhan yang dilaksanakan oleh UMDA juga mencakup program Hifzul Qur’an serta lomba-lomba Al-Qur’an yang melibatkan para santri dan guru Al-Qur’an.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah oleh Al-Ustadz Sutanil Fadhlan Ma’ruf Al-Hafizh, Pimpinan Mudiratul Ma’had PPTQ Daarul Falaah Samarinda. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan para pejuang Al-Qur’an agar tetap kuat dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan amanah dakwah Al-Qur’an.

Mengutip firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 104, ia menegaskan bahwa perjuangan di jalan Al-Qur’an tentu tidak lepas dari berbagai tantangan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam diri sendiri seperti hawa nafsu dan godaan setan. Namun demikian, para pejuang Al-Qur’an memiliki harapan besar kepada Allah SWT atas setiap usaha dan pengorbanan yang dilakukan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan para guru Al-Qur’an di Kota Samarinda semakin kuat, sehingga dakwah Al-Qur’an dapat terus berkembang dan melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an serta berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30