Samarinda (Humas) - SD Normal Islam Samarinda menggelar kegiatan Khatamul Qur’an dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Ball Room Hotel Aston Samarinda, Sabtu (23/5). Kegiatan yang mengusung tema “GENZCA (Generasi Z Bercahaya)” ini dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh pendidikan, yayasan, komite sekolah, serta orang tua siswa.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Baqi Nurul Hakkurahmy, M.Pd yang
mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama untuk menghadiri acara pelepasan dan
khataman tersebut. Selain itu hadir pula Bupati Penajam Paser Utara periode
2025–2030 H. Mudyat Noor, S.Hut beserta istri yang juga merupakan orang tua
siswi kelas VI, unsur Dinas Pendidikan, Pengawas Diknas SD Kota Samarinda, K3S,
pengurus yayasan, serta para wali murid.
Acara berlangsung meriah dan
istimewa dengan dipandu oleh pembawa acara menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa
Arab dan Bahasa Inggris. Sebanyak 121 siswa-siswi kelas VI resmi dilepas pada
tahun ini dengan capaian kelulusan 100 persen. Saat ini SD Normal Islam
Samarinda memiliki jumlah peserta didik sekitar 620 siswa dengan didukung oleh 50
tenaga pendidik dan 2 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI).
Ketua Panitia, M. Fakhriansyah,
S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Ia berharap
para siswa dapat terus melanjutkan pendidikan dengan semangat dan akhlak
Islami.
Kegiatan diawali dengan prosesi Khataman
Qur’an yang dipimpin oleh guru, H. Fitri, kemudian dilanjutkan dengan
penampilan profil sekolah dan sejarah singkat SD Normal Islam Samarinda.
Sekolah yang berdiri pada tanggal 10 April 1993 tersebut awalnya bernama SD
Darul Falah yang didirikan oleh almarhum K.H. Ja’far Sabran dan kini berkembang
menjadi SD Normal Islam Samarinda di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam
(YPI) Darul Falah dengan akreditasi A serta menerapkan Kurikulum Merdeka.
Kepala SD Normal Islam Samarinda,
H. Muhammad Aminullah, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada
seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar. Ia juga
mengucapkan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan
kepada sekolah selama enam tahun terakhir.
“Jangan pernah melupakan
almamater, jagalah nama baik keluarga dan sekolah. Teruslah membawa nilai-nilai
Islam dalam kehidupan sehari-hari dan jadilah anak yang saleh dan salehah,”
pesannya kepada para siswa.
Ia juga menyampaikan informasi
bahwa pengumuman hasil TKA akan dilaksanakan pada 26 Mei 2026 dan pengumuman
kelulusan pada 2 Juni 2026. Di akhir sambutannya, pihak sekolah secara resmi
menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua masing-masing dengan permohonan
maaf apabila selama mendampingi proses pendidikan masih terdapat kekurangan.
Sementara itu, Ketua Yayasan, H.
Helminizami, S.H., M.H, menyampaikan tema besar “SD NORIS PRIMA” sebagai
semangat pengembangan pendidikan di lingkungan SD Normal Islam. Ia menilai
pelepasan tahun ini sangat istimewa karena dihadiri oleh berbagai tokoh
penting, guru senior NORIS tahun 1964, hingga alumni tahun 1970 yang kini
menjadi pengusaha dan pimpinan Majelis Al Mujahadah.
Menurutnya, keberhasilan
pelepasan siswa tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara orang tua, dewan
guru, yayasan, serta dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.
“Lulus bukan arti berhenti, tapi
sebagai bukti bakti,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Komite
Sekolah H. Ahmad Ramdani juga menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai
pondasi fundamental bagi anak. Ia berharap sinergi antara sekolah dan orang tua
terus terjalin demi mendukung tumbuh kembang pendidikan anak-anak, baik di
rumah maupun di sekolah.
Selain prosesi pelepasan, acara
juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi bidang
akademik maupun nonakademik. Berbagai prestasi berhasil diraih siswa SD Normal
Islam Samarinda di tingkat kecamatan, kota, provinsi hingga nasional, mulai
dari bidang habsyi, tilawah, cerdas cermat, olahraga bulu tangkis, seni tari,
menyanyi, hingga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kegiatan semakin semarak dengan
berbagai penampilan hiburan dari para siswa, di antaranya penampilan Asmaul
Husna oleh siswa kelas I, piano tunggal, tari daerah kreasi baru, serta
penampilan sholawat Asghil.
Acara ditutup dengan penuh haru dan doa bersama agar seluruh lulusan SD Normal Islam Samarinda dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, menjadi generasi cerdas, berakhlak mulia, serta membawa cahaya Islam dalam kehidupan bermasyarakat sesuai tema kegiatan, GENZCA – Generasi Z Bercahaya. (DNA/foto:PP)
