Samarinda (Humas) - Dalam rangka memastikan pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun 2026 berjalan sesuai prosedur dan petunjuk teknis yang berlaku, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H bersama Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan kegiatan monitoring di dua Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Samarinda pada Kamis (7/5).
Kegiatan monitoring tersebut
dilaksanakan di MI Nurul Hidayah Tanah Merah Samarinda yang beralamat di Jl.
Poros Samarinda–Bontang, Tanah Merah serta MI Al Mujahidin Samarinda yang
berlokasi di Jl. Pangeran Untung Suropati. Monitoring dilakukan sebagai bentuk
pengawasan dan pembinaan guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ujian
berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh
Kementerian Agama.
Dalam pelaksanaan tahun 2026 ini,
istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis adalah Ujian Madrasah, sedangkan
pada juknis tahun sebelumnya dikenal dengan istilah Asesmen Madrasah. Meski
terjadi perubahan istilah, substansi pelaksanaan tetap mengedepankan evaluasi
capaian belajar peserta didik secara terukur dan terarah.
Pada kesempatan tersebut, Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H melakukan
peninjauan langsung ke ruang-ruang ujian untuk melihat kesiapan peserta didik,
pengawas ruang, serta kelengkapan sarana dan administrasi pelaksanaan ujian.
Beliau juga menyempatkan diri berdialog dengan pihak madrasah terkait teknis
pelaksanaan ujian dan kendala yang mungkin dihadapi selama kegiatan
berlangsung.
Dari hasil monitoring diketahui
bahwa pelaksanaan pengawasan ruang ujian dilakukan secara silang antar guru di
madrasah yang bersangkutan. Sistem pengawasan silang ini diterapkan guna
menjaga objektivitas, kedisiplinan, dan integritas pelaksanaan ujian sehingga
proses evaluasi berjalan lebih tertib dan profesional.
Selain itu, seluruh administrasi
pelaksanaan ujian di kedua madrasah dinyatakan lengkap dan tertata dengan baik.
Dokumen administrasi seperti daftar hadir peserta, jadwal ujian, berita acara,
tata tertib ujian, hingga kelengkapan ruang ujian telah dipersiapkan secara
maksimal oleh panitia madrasah. Soal ujian yang digunakan juga disusun oleh Tim
Ujian Madrasah Kota Samarinda sehingga pelaksanaan ujian di seluruh madrasah
dapat berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Dalam monitoring tersebut juga
diperoleh informasi bahwa seluruh peserta ujian hadir mengikuti pelaksanaan
Ujian Madrasah. Para siswa tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti
ujian. Suasana ujian berlangsung dengan tertib, tenang, dan lancar tanpa adanya
kendala teknis yang berarti.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H memberikan apresiasi kepada seluruh kepala
madrasah, panitia, dewan guru, serta pengawas ruang yang telah bekerja sama
mempersiapkan pelaksanaan ujian dengan baik. Menurutnya, kesiapan administrasi
dan kedisiplinan dalam pelaksanaan ujian menjadi salah satu indikator
keberhasilan madrasah dalam menjaga kualitas pendidikan.
Beliau juga menyampaikan bahwa
Ujian Madrasah bukan sekadar kegiatan evaluasi akademik semata, tetapi juga
menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik, terutama dalam
menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kerja keras.
“Pelaksanaan ujian yang tertib
dan lancar menunjukkan komitmen madrasah dalam menjaga mutu pendidikan. Kami
berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian dengan baik dan memperoleh
hasil yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Madrasah
H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd menambahkan bahwa kegiatan monitoring merupakan
bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan agar pelaksanaan Ujian Madrasah di
Kota Samarinda berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam juknis.
Ia juga mengapresiasi semangat
para peserta didik dan pengawas ruang yang melaksanakan tugas dengan penuh
tanggung jawab. Menurutnya, kondisi ujian yang berjalan kondusif mencerminkan
kesiapan madrasah dalam melaksanakan proses evaluasi pembelajaran secara
optimal.
Dengan terlaksananya monitoring
di MI Nurul Hidayah Tanah Merah Samarinda dan MI Al Mujahidin Samarinda ini,
diharapkan pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun 2026 di seluruh madrasah di Kota
Samarinda dapat terus berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan lulusan yang
berkualitas, berakhlak, serta memiliki kompetensi yang baik sesuai tujuan
pendidikan madrasah. (DNA)
