Samarinda (Humas) — Dalam rangka mempersiapkan keberangkatan ibadah haji tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia Kota Samarinda menggelar kegiatan manasik haji bagi calon jemaah dari Kecamatan Sambutan, Samarinda Ilir, dan Samarinda Kota. Kegiatan ini berlangsung di Aula MAN 2 Samarinda pada Jumat, (27/3).
Manasik haji ini merupakan bagian dari pembinaan intensif kepada calon jemaah agar memiliki kesiapan baik secara fisik, mental, maupun pemahaman terhadap tata cara pelaksanaan ibadah haji. Kegiatan ini juga menjadi bekal penting menjelang keberangkatan jemaah yang dijadwalkan pada bulan April 2026.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, yang memberikan materi terkait pelaksanaan ibadah haji, khususnya pada fase di Makkah pasca Armuzna. Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai hal penting mulai dari kebijakan layanan konsumsi dan transportasi, kondisi kepadatan di Makkah, hingga ketentuan pelaksanaan tawaf ifadhah dan tawaf wada’.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang tata cara ibadah bagi jemaah lansia, kondisi khusus seperti jemaah wanita haid, serta solusi dalam berbagai situasi yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan ibadah haji. Penekanan juga diberikan pada makna spiritual dari setiap rangkaian ibadah, agar jemaah tidak hanya memahami secara teknis, tetapi juga mampu menghayati nilai ibadah secara mendalam.
Kegiatan manasik ini diikuti oleh calon jemaah haji dari tiga kecamatan dengan antusias. Mereka mendapatkan materi secara komprehensif, mulai dari persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Madinah dan Makkah, hingga praktik manasik haji dan umrah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kota Samarinda dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, mandiri, serta sesuai dengan tuntunan syariat, sehingga memperoleh haji yang mabrur. (dna/ar)
