Samarinda (Humas)
— Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kantor Wilayah Kemenag Kaltim
bersama Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda
menggelar Expo Kemandirian Pesantren 2025 pada Rabu (29/10/2025), bertempat di
Auditorium UINSI Samarinda.
Kegiatan ini
dihadiri oleh 30 pimpinan pondok pesantren se-Kalimantan Timur, Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltim, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda
Drs. H. Nasrun, M.H., Kasi PD Pontren H. Ridla, S.H.I, M.H beserta seluruh staff PD Pontren Kantor Kemenag Kota Samarinda serta Wakil Rektor I UINSI Samarinda. Selain itu, para
peserta expo yang terdiri dari santri dan pelaku usaha pesantren turut
memeriahkan acara tersebut.
Dalam
sambutannya, Wakil Rektor I UINSI Samarinda menegaskan bahwa pondok pesantren
memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemandirian generasi
muda.
“Pesantren bukan
hanya tempat belajar agama, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan soft
skill kemandirian. Santri memiliki daya juang yang kuat karena ditempa dalam
lingkungan yang mendidik kemandirian dan tanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bahwa Expo Kemandirian Pesantren menjadi ajang inovasi dan penguatan daya saing pesantren di tengah perkembangan zaman.
“Pesantren perlu terus berinovasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital dan ekonomi kreatif. Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata dari semangat kemandirian pesantren,” ungkapnya.
Melalui Expo Kemandirian Pesantren 2025 ini, diharapkan terjalin sinergi antara pesantren, pemerintah dan perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi ekonomi dan kreativitas santri, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di kalangan generasi muda. (Rey/foto:humas UINSI)
