Samarinda (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Diseminasi Program Perguruan Tinggi bersama Universitas Mulia Samarinda di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pondok pesantren dan madrasah se-Kota Samarinda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., Kasubbag Tata Usaha Edy Soltami, S.Ag., M.AP., Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Widodo Santoso, serta jajaran Universitas Mulia Samarinda.
Melalui kerja sama ini, Universitas Mulia Samarinda memperkenalkan berbagai skema penerimaan mahasiswa baru yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya santri dan lulusan madrasah. Program tersebut meliputi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), skema khusus bagi santri pondok pesantren, Beasiswa Gratispol, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Dalam sambutannya, Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Samarinda, Edy Soltami, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian Agama dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi santri dan lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia berharap program-program yang ditawarkan Universitas Mulia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, sehingga semakin banyak generasi muda yang memperoleh akses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya maupun jalur penerimaan.
Penandatanganan PKS ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan sinergi antara Kementerian Agama Kota Samarinda dan Universitas Mulia Samarinda terus berlanjut guna menghadirkan kesempatan belajar yang lebih luas bagi santri, peserta didik madrasah, dan masyarakat di Kota Samarinda. (sif)
