Samarinda (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Nasrun, menghadiri kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H yang mengusung tema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” di Samarinda Square Lantai 3, Kamis (25/6).
Kegiatan yang merupakan agenda rutin nasional ini bertujuan untuk memuliakan anak yatim dan penyandang disabilitas sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Samarinda Edy Soltami, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Samarinda, serta berbagai lembaga pengelola zakat dan mitra sosial seperti Zakat Kita, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), Dana Peduli Umat (DPU), Rumah Zakat, Yatim Mandiri, Sahabat Yatim, dan BSI. Sebanyak 100 anak yatim mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda.
Dalam sambutannya, Nasrun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada manajemen Samarinda Square yang telah memfasilitasi kegiatan hari ini serta seluruh stakeholder yang mendukung terselenggaranya acara ini,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Nasrun juga menyampaikan pesan motivasi kepada anak-anak melalui dongeng inspiratif tentang serigala dan ayam. Ia mengajak anak-anak untuk menjadi pribadi yang rajin, disiplin, dan gemar belajar.
“Serigala diumpamakan sebagai hewan yang malas sehingga mudah tertipu, sedangkan ayam adalah sosok yang rajin dan selalu bangun pagi sehingga menjadi pintar. Karena itu, anak-anak harus rajin bangun pagi dan belajar dengan sungguh-sungguh agar menjadi generasi yang cerdas dan tidak mudah dibodohi,” pesannya.
Ia berharap kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan acara ini terus berlangsung setiap tahunnya, tetap sukses, tetap semangat, dan saya doakan anak-anak semua menjadi generasi yang saleh dan salehah,” tuturnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, dongeng edukatif yang disampaikan oleh Bunda Wati, serta berbagai rangkaian acara yang menghibur dan memberikan motivasi kepada para peserta.
Sebagai penutup, seluruh anak yatim menerima bingkisan serta voucher belanja sepatu dari Ramayana. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menebarkan maslahat dan memperkuat kepedulian sosial demi terwujudnya umat yang lebih kuat dan berdaya. (ar/foto: H.M)
