Samarinda –) Kepala Kantor Kementerian
Agama Kota Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd, bersama Tim ZI (Zona Integritas) mengikuti
penilaian Pendahuluan Calon Pilot Project Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
Tahun 2023 melalui Zoom Metting di Aula Kantor Kemenag Kota Samarinda, Senin
(13/02).
Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd,langsung mengikuti dalam
kegiatan ini. Bersama Kasubbag TU selaku ketua tinm ZI, para Kasi,
Penyelenggara dan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) ZI.
Setelah diadakan penilaian, H.
Baequni, mengatakan, bahwa lembar kerja evaluasi ZI Kemenag Kota Samarinda sudah
cukup baik, namun bukti (evidence) perlu dilengkapi lagi supaya dapat menambah
nilai dan di upload segera mungkin sampai 27 Februari 2023.
“Penilaian pendahuluan ini
untuk menilai sejauh mana progres Kantor Kemenag Kota Samarinda, dalam
pembangunan Zona Integritas (ZI) serta untuk memberikan gambaran terkait
bagaimana penilaian ZI kedepannya untuk bisa maju penilaian ke Menpan,” tandas H.
Baequni
Kemenag Kota Samarinda
kembali masuk menjadi satker calon pilot project WBK. Enam area yang akan
dinilai, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem
manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, peningkatan pengawasan dan peningkatan
kualitas pelayanan publik.
Enam area tersebut
harus bisa dipenuhi nilai minimal, untuk Kemenag Kota Samarinda ada dua area
yang perlu mendapatkan perhatian khusus untuk menambakan evidence seperti yang
disampaikan tim penilai dari RB Sekjen Kemenag.
Kepada tim ZI agar segera mengumpulkan, meneliti kembali untuk menambahkan evidence yang bernilai kurang. Meskipun ada 4 area yang sudah diatas standart yang ditentukan. “Terbuka kesempatan untuk segera melengkapi evidence dan disempurnakan, khususnya pada dua area tersebut,” Kerjasama seluruh pokja area sangat diperlukan guna memenuhi kekurangan dari hasil penilaian yang telah dilakukan (Han)
