Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Penmad
  • 2026-01-28 15:11:41
  • 68

Samarinda (humas) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Uji Coba Instrumen Asesmen Non-Akademik yang dilaksanakan oleh Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) di bawah Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penguatan penilaian pendidikan madrasah yang tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter peserta didik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Samarinda, Edy Soltami, S.Ag., M.AP, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, didampingi staf Seksi Pendidikan Madrasah. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, serta guru dan murid dari madrasah yang ditunjuk sebagai peserta DKT Uji Coba Instrumen Asesmen Non-Akademik.


Dalam sambutannya mewakili Kepala kantor Kemenag Kota Samarinda, Edy Soltami menegaskan bahwa pendidikan di madrasah harus dilihat secara menyeluruh. “Pendidikan madrasah tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya uji coba instrumen asesmen non-akademik ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Kota Samarinda memiliki 126 madrasah dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 22.200 siswa. Oleh karena itu, Kemenag Kota Samarinda terus berupaya melakukan berbagai perbaikan dan inovasi dalam rangka mempersiapkan masa depan anak bangsa melalui pendidikan madrasah yang berkualitas dan berkarakter.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada tahap awal uji coba ini, sebanyak enam madrasah dilibatkan sebagai percontohan. Hasil dari uji coba instrumen asesmen non-akademik tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan sebelum diterapkan secara lebih luas.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan, baik bagi siswa, guru, maupun tenaga tata usaha madrasah,” tutupnya.

Kegiatan DKT ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah, serta satuan pendidikan dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik. (SIF/LLJ)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30