Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda menggelar kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Tingkat Kota Samarinda Tahun 2025, Senin (3/11/2025) di Ruang Rapat Utama Lantai 5 Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Samarinda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. H. Ikhwan Saputera, S.Kom., M.Sos, bersama jajaran staf dan perwakilan majelis taklim dari berbagai kecamatan di Kota Samarinda.

Dalam laporannya, Kasi Bimas Islam, Dr. H. Ikhwan Saputera, menyampaikan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan spiritualitas umat Islam.

“Majelis taklim merupakan salah satu institusi keagamaan yang berperan penting dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan spiritualitas umat. Ia bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang pembinaan moral dan sosial masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pandangan filsafat Islam, majelis taklim adalah wadah terjadinya transformasi ruhani dan intelektual, tempat akal dan hati bertemu dalam mencari kebenaran ilahiah.

“Kegiatan penguatan Pokja Majelis Taklim ini merupakan wujud nyata pembinaan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola kegiatan keagamaan secara terarah. Semoga ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan generasi umat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, menegaskan bahwa keberadaan majelis taklim harus semakin terarah dan bersinergi dengan program pemerintah.

“Majelis taklim harus terdaftar di Kemenag, karena akan bersinergi dengan berbagai program pemerintah dalam bidang keagamaan dan pemberdayaan umat,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan wawasan dan pembelajaran agama melalui majelis taklim yang resmi dan terstruktur.

“Kita harus terus meningkatkan pengetahuan kita, dan hendaknya belajar melalui majelis taklim yang resmi agar bimbingan yang diterima lebih tepat dan terarah,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Pokja Majelis Taklim sangat membantu masyarakat dalam memperkuat pemahaman keagamaan dan menjadi sarana mencerdaskan umat.

“Saya sangat mendukung adanya Pokja ini, karena sangat membantu masyarakat untuk belajar agama dengan baik. Kita harus mendidik masyarakat dan mencerdaskan umat,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa dakwah kini telah memasuki era digital, sehingga perlu pendekatan yang lebih modern dan adaptif.

“Saat ini cara dakwah kita sudah berubah. Media dakwah pun lebih modern, seperti melalui platform digital termasuk TikTok, karena masyarakat sekarang lebih banyak menggunakan ponsel. Majelis taklim perlu beradaptasi dengan perkembangan ini,” pesannya.

Kepala Kemenag menutup sambutannya dengan menegaskan kembali peran penting majelis taklim dalam pembangunan umat.

“Peran majelis taklim sangat vital untuk mendukung program-program kami. Kita ingin majelis taklim bisa hidup di semua lapisan masyarakat, menjadi tempat belajar, berdiskusi, dan memperkuat iman bersama,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jaringan komunikasi antar majelis taklim, meningkatkan kapasitas pengelolaannya, dan mempertegas komitmen bersama dalam membangun peradaban Islam yang cerdas, moderat, dan berkeadaban di Kota Samarinda. (sif)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30