Samarinda (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Sungai Kunjang menggelar kegiatan Pusaka Sakinah (Bimbingan Berkah Relasi Harmonis) di Aula Kantor Kelurahan Loa Bakung, Selasa (13/10). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga, menekan angka perceraian, mencegah pernikahan usia dini, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Nasrun, hadir sekaligus membuka kegiatan dan memberikan sambutan. Turut hadir Kepala KUA Sungai Kunjang Lalu Herman, Camat Sungai Kunjang Dwi Siti Noorbayah, serta Lurah Loa Bakung Yeti Febrianti.
Dalam sambutannya, Nasrun menekankan pentingnya membangun keluarga yang baik dan harmonis, tidak hanya dalam hubungan antarpasangan, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Menurutnya, keluarga yang harmonis bukan berarti bebas dari masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi persoalan dengan saling memahami, mengalah, dan menghargai karakter masing-masing.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga privasi pasangan dalam rumah tangga. Persoalan keluarga hendaknya disikapi secara bijak dan tidak diumbar kepada sembarang orang. Apabila membutuhkan tempat bercerita atau bantuan, pasangan perlu memilih pihak yang tepat agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.
“Yang paling penting adalah bagaimana membina rumah tangga dengan saling mengalah dan mengerti. Kita harus memahami karakter pasangan masing-masing,” pesannya.
Nasrun turut menyoroti persoalan keuangan sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi keharmonisan keluarga. Karena itu, ia berharap peserta dapat memahami materi yang diberikan dan menerapkannya dalam kehidupan rumah tangga, termasuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak.
Sementara itu, Kepala KUA Sungai Kunjang, Lalu Herman, menjelaskan bahwa materi bimbingan berfokus pada relasi harmonis dan pengelolaan keuangan keluarga. KUA Sungai Kunjang sendiri ditunjuk sebagai lokasi percontohan (piloting) program Pusaka Sakinah. Pelaksanaan kegiatan di Kelurahan Loa Bakung merupakan hasil koordinasi KUA dengan pemerintah daerah.
Camat Sungai Kunjang, Dwi Siti Noorbayah, menyampaikan bahwa penguatan ketahanan keluarga menjadi perhatian penting, terutama bagi pasangan yang telah menjalani kehidupan pernikahan selama lima hingga sepuluh tahun. Pada fase tersebut, sejumlah keluarga mulai menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan pemahaman dan pendampingan agar dapat diselesaikan secara konstruktif.
Melalui kegiatan Pusaka Sakinah, Kemenag Samarinda berharap pasangan dan keluarga dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam membangun relasi yang sehat, menyelesaikan konflik secara bijak, serta mengelola keuangan rumah tangga. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya keluarga sakinah yang harmonis, tangguh, dan sejahtera. (ar)
