Samarinda (Humas) – Sebanyak 400
peserta dari 20 madrasah se-Kota Samarinda mengikuti Perkemahan Persaudaraan
Pramuka Madrasah Ibtidaiyyah (P3MI) Tahun 2026 yang digelar di Yayasan
Al-Mujahidin Kalimantan Timur, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara
resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda, Drs. H.
Nasrun, M.H, yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara pembukaan.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Samarinda Edy Soltami, S.Ag.,
M.AP, jajaran Pengawas Kemenag Kota Samarinda, yakni H. Yaman, M.Pd., Drs.
Muhammad Masrukin, S.Pd., M.Pd.I., dan H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd., para
Kepala Madrasah se-Kota Samarinda, serta Kak Rahman yang mewakili Wakil Wali
Kota Samarinda.
Dalam amanatnya, Nasrun
menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pendidikan
karakter, khususnya di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan
tidak hanya memberikan keterampilan kepada peserta didik, tetapi juga menjadi sarana
untuk membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Gerakan Pramuka merupakan bagian
dari pendidikan karakter. Di lingkungan madrasah, Pramuka tidak hanya
mengajarkan keterampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk anak-anak
agar mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Nasrun.
Ia menegaskan, nilai-nilai
tersebut sejalan dengan cita-cita Kementerian Agama dalam membentuk generasi
yang memiliki karakter kuat sekaligus mampu menghadapi tantangan di masa depan.
Nasrun juga mengingatkan bahwa
P3MI bukan sekadar kegiatan berkemah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi
ruang bagi para peserta untuk belajar hidup bersama dalam keberagaman,
membangun persaudaraan, serta menerapkan nilai-nilai Tri Satya dalam kehidupan
sehari-hari.
“Hari ini kita tidak sekadar berkemah, tetapi belajar hidup dalam keberagaman. Junjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dalam setiap perilaku,” pesannya.
Lebih lanjut, Nasrun berharap
pelaksanaan P3MI 2026 dapat menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi
madrasah yang berkarakter, memiliki semangat persaudaraan, serta siap bersaing
dan berkontribusi di masa mendatang.
P3MI 2026 tingkat Kota Samarinda
diikuti oleh 20 madrasah dengan jumlah keseluruhan 400 peserta. Setelah
pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Giat Bakti, berupa kegiatan
berbagi kepada para lansia, anak yatim, serta keluarga kurang mampu di sekitar
lokasi kegiatan.
Melalui rangkaian kegiatan
tersebut, P3MI diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengembangan keterampilan
kepramukaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kepedulian sosial,
mempererat persaudaraan, dan membentuk karakter peserta didik madrasah sejak
dini.
Usai menyampaikan amanat, Nasrun
secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Persaudaraan Pramuka Madrasah
Ibtidaiyyah (P3MI) Tahun 2026 tingkat Kota Samarinda. (Rey)
