Samarinda (Humas)— Kementerian Agama Kota Samarinda melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) bersama Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Monitoring Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) Guru PAI di SD Muhammadiyah 1 Samarinda, pada Selasa, 4 November 2025.
Kegiatan ini
bertujuan untuk memantau secara langsung pelaksanaan asesmen nasional literasi
dasar beragama bagi guru Pendidikan Agama Islam tingkat Sekolah Dasar.
Monitoring dilakukan oleh Kabid PAKIS Kanwil Kemenag Kaltim, H.M. Isnaini,
S.Ag., M.Pd beserta staf, didampingi oleh Kasi PAI Kemenag Kota Samarinda, H.
Mustofa Nuri, S.HI., M.Pd.I bersama staf Seksi PAI. Adapun peserta asesmen
berjumlah 7 orang guru PAI SD Muhammadiyah 1 Samarinda.
Dalam arahannya, H.M. Isnaini menekankan pentingnya partisipasi seluruh guru PAI dalam kegiatan ANLDB. “Kegiatan ANLDB bagi guru PAI SD harap diikuti oleh seluruh guru, agar akun SIAGA tidak ditangguhkan sehingga proses TPG (Tunjangan Profesi Guru) dapat tetap diproses,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi
PAI Kemenag Kota Samarinda, H. Mustofa Nuri, mengimbau agar guru tidak merasa
terbebani dalam mengikuti asesmen ini. “ANLDB guru PAI tidak usah dijadikan hal
yang menakutkan. Asesmen ini diadakan hanya untuk mengukur kemampuan guru dalam
pengetahuan literasi beragama,” tuturnya.
Selain sebagai
ajang monitoring, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi awal terkait
pelaksanaan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama untuk siswa PAI, yang akan
dilaksanakan pada 18–21 November 2025. SD Muhammadiyah 1 Samarinda ditunjuk
sebagai salah satu sekolah sampel untuk pelaksanaan asesmen tersebut.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan ANLDB bagi guru maupun
siswa dapat berjalan lancar, serta memberikan gambaran objektif terhadap
kemampuan literasi dasar beragama di lingkungan pendidikan dasar.
(Rey/foto:PAI)
