Samarinda (Humas) – Plt Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, H. Mustofa Nuri, S.H.I., M.Pd.I,
bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Edy Soltami, S.Ag., M.AP, serta
Pengawas Madrasah, Imran, M.Pd., melakukan monitoring pelaksanaan Asesmen
Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MTsN Samarinda pada Senin (25/08).
Pelaksanaan ANBK tahun ini diikuti oleh 45 peserta didik, setiap ruangan diisi
dengan 15 peserta didik.
Secara umum, ANBK dirancang untuk
mengukur mutu satuan pendidikan, baik dari sisi input maupun proses
pembelajaran. Instrumen yang diujikan dalam ANBK terdiri atas tes literasi
membaca, tes numerasi, survei karakter, serta survei lingkungan belajar. Tes
literasi membaca mengukur kemampuan memahami dan mengevaluasi teks, sementara
tes numerasi menilai keterampilan berpikir menggunakan konsep bilangan serta
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun survei karakter dan lingkungan
belajar digunakan untuk memetakan kondisi ekosistem pendidikan di madrasah.
Monitoring yang dilakukan jajaran
Kemenag Kota Samarinda mencakup pengecekan kesiapan teknis dan sarana
prasarana, mulai dari ruang ujian, perangkat komputer, jaringan internet,
sistem server, hingga kesiapan proktor dan pengawas ujian. Hal ini penting
untuk memastikan pelaksanaan asesmen berlangsung lancar, tertib, dan sesuai
prosedur.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag
Kota Samarinda menyampaikan apresiasi atas persiapan yang telah dilakukan pihak
madrasah. Beliau menegaskan bahwa ANBK bukan sekadar ujian rutin, melainkan sarana
pemetaan mutu pendidikan nasional yang hasilnya akan menjadi dasar kebijakan
peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk di madrasah.
“ANBK bukan sekadar ujian,
melainkan sarana untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran berjalan dan apa
yang perlu diperkuat. Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti
dengan baik, serta hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi peningkatan mutu
pendidikan madrasah di Samarinda,” tegas H. Mustofa Nuri.
Kegiatan monitoring ini juga
mencerminkan komitmen Kementerian Agama Kota Samarinda untuk terus mendampingi
satuan pendidikan dalam menyelenggarakan asesmen nasional. Melalui pelaksanaan
ANBK, diharapkan muncul gambaran nyata mengenai kemampuan literasi dan numerasi
siswa, kondisi karakter, serta lingkungan belajar di madrasah. Informasi
tersebut akan menjadi pijakan dalam merancang strategi peningkatan mutu
pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Dengan dukungan penuh dari Kemenag, MTsN Samarinda optimis pelaksanaan ANBK 2025 dapat berjalan sukses, menghasilkan data yang valid, dan pada akhirnya memberikan kontribusi besar terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kota Samarinda.(DNA/foto:PW)
