Samarinda (Humas) Peringatan Nuzulul Quran yang jatuh setiap tanggal 17 Ramadan selalu diperingati umat Islam untuk mengingat kembali peristiwa turunnya Alquran. Peringatan Nuzulul Quran juga momen bagi umat Islam untuk merefleksikan diri untuk lebih dekat dengan Alquran.
Tak terkecuali Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, mengadakan peringatan Nuzulul Quran Senin (10/04) di Aula Manasik Haji Kantor Kemenag Kota Samarinda. Hadir Kepala Kemenag Kota Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd., didampingi Ketua DWP Kemenag Kota Samarinda Ny. Tuty Alawiyah, S.Pd, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dra. Hj. Rahmi Roihana, M.Pd,.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Samarinda H. Ikhwan Saputera, S.Kom, M.Sos., dalam laporannya mengatakan Kegiatan PHBI atau Nuzulul Quran di Kemenag Kota Samarinda ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya.
Peringatan Nuzulul Quran di Lingkungan Kantor Kemenag Kota Samarinda Tahun ini, mengambil Tema “Al Qur’an Menguatkan Rajutan Kebersamaan Dalam Keberagaman”.
DR. H. Baequni, M.Pd d Selaku Kakan Kemenag Samarinda, dalam sambutannya memberikan apresiasi, kita harapkan terus bersinergi dalam rangka peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Lanjut H. Baequni., menjelaskan bahwa dengan tema tersebut mampu memberikan spirit dan pesan kepada umat islam bahwa Al Quran merupakan pedoman hidup umat islam untuk terus menebarkan kedamaian dalam setiap kehidupan termasuk kehidupan beragama, kemudian menitip pesan kepada segenap ASN Kementerian Agama sekaligus umat Islam di Kota Samarinda untuk menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum mengakrabkan diri dengan kitab suci Al Quran.
KH. Mahrus, M.H., Dosen UINSI Samarinda dalam ceramahnya mengatakan, Nuzulul Qur'an adalah peristiwa yang amat penting dalam sejarah peradaban Islam terjadi di bulan suci Ramadan. Nuzulul Qur'an adalah peristiwa turunnya Al-qur'an kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW pada malam ke-17 di bulan Ramadan.
Hikmah memperingati Nuzulul Qur'an yang dilakukan oleh umat Islam dalam rangka menghayati dan mengamalkan ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari."
Peristiwa malam nuzul adalah sangat mahal, oleh sebab itu memanfaat kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya," pungkas DR. KH. Mahrus, M.H (Han)
