Samarinda (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda menghadiri kegiatan Sosialisasi Turnamen Sepak Bola Putri Kelompok Umur (KU) 10 dan KU 12 yang dilaksanakan di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Senin (26/1).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Turnamen Sepak Bola Putri MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Samarinda Seri 2 Tahun 2025–2026 by Bayan Peduli, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–26 April 2026. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman teknis sekaligus membuka ruang partisipasi bagi sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kota Samarinda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, perwakilan Bayan Group dan Djarum Foundation, serta seluruh perwakilan SD dan MI se-Kota Samarinda.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda menyampaikan apresiasi kepada Bayan Peduli atas inisiatif penyelenggaraan turnamen sepak bola putri usia dini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif untuk menggali dan mengembangkan bakat anak sejak dini, khususnya di bidang olahraga.
“Potensi sepak bola putri di Kalimantan Timur sangat besar. Anak-anak perlu diberikan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri mereka melalui kegiatan yang terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mendorong madrasah agar tidak merasa pesimis dalam berkompetisi dengan sekolah umum. “Madrasah memiliki potensi yang sama. Terus dukung dan fasilitasi bakat anak didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” tegasnya.
Kemenag Kota Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif yang berkontribusi pada pengembangan karakter, sportivitas, dan bakat generasi muda, serta berharap MLSC dapat menjadi langkah strategis dalam memajukan sepak bola putri di daerah. (ar/sif)
