Samarinda (Humas) – Kementerian
Agama Kota Samarinda melalui Seksi Pendidikan Madrasah mendampingi pelaksanaan Visitasi
dan Evaluasi Awal Program PHTC Revitalisasi 2025 yang dilaksanakan oleh Tim
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan berlangsung selama empat
hari, mulai 24 hingga 27 November 2025, dengan menyasar 21 madrasah di Kota
Samarinda sebagai lokasi peninjauan.
Kegiatan visitasi ini merupakan
tahap awal sebelum pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di
madrasah. Melalui kegiatan ini, tim melakukan peninjauan lapangan untuk melihat
kesiapan madrasah, baik dari segi administrasi, sarana prasarana, maupun tata
kelola kelembagaan. Hasil dari visitasi ini nantinya akan menjadi dasar
penyusunan rekomendasi bagi pelaksanaan program PHTC di tahun berjalan maupun
di periode berikutnya.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag
Kota Samarinda, Edy Soltami, S.Ag, M.AP yang turut mendampingi tim selama visitasi
menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memastikan program PHTC
nantinya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Visitasi ini masih dalam tahap
penjajakan dan evaluasi awal. Tim meninjau langsung kondisi riil di lapangan
agar program yang akan dijalankan nanti benar-benar sesuai kebutuhan madrasah.
Hasil visitasi ini akan menjadi bahan pertimbangan dan rekomendasi bagi
Kementerian Agama dalam menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.
Program Program Hasil Terbaik
Cepat (PHTC) merupakan inisiatif Kementerian Agama Republik Indonesia untuk
mempercepat peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah. Program ini
dirancang sebagai intervensi strategis guna memperkuat manajemen pembelajaran,
meningkatkan kompetensi guru, serta memperbaiki sarana dan prasarana pendukung
kegiatan belajar mengajar.
Selama visitasi, tim gabungan dari BPKP, Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, dan Kemenag Kota Samarinda meninjau langsung kondisi 21 madrasah di berbagai wilayah Samarinda. Selain mengecek kesiapan administratif dan teknis, tim juga berdialog dengan kepala madrasah dan guru untuk menggali informasi terkait kebutuhan prioritas di masing-masing lembaga pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
diperoleh gambaran menyeluruh tentang kondisi dan potensi madrasah di Samarinda
sebagai dasar penyusunan rekomendasi pelaksanaan Program PHTC Revitalisasi.
Kemenag Kota Samarinda
berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah penguatan pendidikan
madrasah, baik melalui pendampingan, pembinaan, maupun sinergi dengan berbagai
pihak. Diharapkan, hasil dari proses visitasi ini dapat menjadi pijakan awal
yang kuat bagi pelaksanaan Program PHTC, sehingga mampu membawa dampak nyata
dalam peningkatan mutu, kemandirian, dan daya saing madrasah di Kota Samarinda.
(Rey/foto:Penmad)
