Samarinda (Humas) Dalam rangka
kegiatan pelatihan penguatan kapasitas madrasah inklusif di 5 Provinsi yang
diadakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik
Indonesia.
Kepala Kantor Kemenag Kota
Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd., mengikuti rangkiana kegiatan pelatihan
penguatan kapasitas madrasah inklusif yang
berlangsung selama empat hari ini dimulai hari Rabu sampai dengan Sabtu tanggal
23 sampai dengan 26 Agustus 2023 di Blue Sky Hotel Balikpapan.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, Muhamad
Zain saat membuka kegiatan menyampaikan saat ini masyarakat terhadap madrasah
sangat besar sehingga masyarakat banyak yang mempercayakan anak-anak mereka
untuk dididik di madrasah, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. “disinilah
Kementerian Agama RI hadir memberikan penguatan kepada para guru, kepala
madrasah, dan pengawas madrasah mengenai pendidikan inklusi. Bagian kami adalah
terus memberi apresiasi dan kepada guru-guru yang memiliki kepedulian terhadap
ABK di madrasah karena Guru-guru hebat memiliki perhatian yang luar biasa
terhadap ABK. Guru hebat madrasah pun hebat” imbuh Zein.
Kementerian Agama RI sekaligus Penanggunjawab
kegiatan menyampaikan bahwa Kementerian Agama sangat mendukung pelaksanaan dan
pengembangan pendidikan inklusi di madrasah.. “melalui program Madrasah
Education Quality Reform World Bank telah mengadakan kegiatan penyusunan modul
inklusi dan mengimplementasikan modul tersebut pada pelatihan penguatan
kapasitas pendidik inklusi yang saat ini kita laksanakan. Direktur GTK juga
sudah menginisiasi terbentuknya Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI).
Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda H.
Baequni, menyampaikan apresiasi kepada peserta pelatihan yang telah melahirkan
semangat kebersamaan mengawal madrasah-madrasah penyelenggara pendidik
inklsuif. “ini hasil yang cukup menggembirakan, tidak hanya ilmu, pengetahuan
tetapi proses pelatihan ini telah melahirkan semangat baru kebersamaan untuk
memperjuangkan anak-anak berkebutuhan khusus melalui pendidikan formal dalam
forum FPMI” (Han)
