Samarinda
(Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda DR. H. Baequni, M.Pd
menghadiri Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Daerah Muhammadiyah
(PDM) Kota Samarinda yang ke-10. Kegiatan Musda ini dibuka langsung Wali Kota
Samarinda DR. H. Andi Harun yang berlangsung di gedung Sekolah Dasar (SD)
Muhammadiyah 2 jalan Siti Aisyah Kota Samarinda, pada Minggu (26/02) pagi.
Muhammadiyah
adalah organisasi Islam yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial
kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan, perekonomian umat serta da'wah amar
ma'ruf nahi munkar. Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia,
Muhammadiyah memiliki struktur kepengurusan dari tingkat pusat, wilayah,
daerah, cabang dan ranting.
H.
Andi Harun diawal sambutannya mengatakan bahwa, kehadirannya pada acara Musda
ini, bukan hanya sebagai Wali Kota tapi juga sebagai kader Muhammadiyah yang
ingin menyampaikan atau menguraikan tentang 'Tantangan Da'wah di Era Hyper
Connectivity Society'
Lanjut
Wali Kota Samarinda ini menerangkan, di era digitalisasi membuat kebanyakan
masyarakat masuk atau terseret ke era hyper connectivity society atau juga era
hyper realitas dan era simulation. Dimana sering terjadi pertentangan antara
dunia nyata dan dunia maya yang berpengaruh kepada bergesernya jenis peradaban
manusia, termasuk prilaku virtual yang cenderung negatif.
Sehingga
harap Andi Harun, para aktivis da'wah juga mampu melakukan da'wahnya secara
digital atau virtual untuk memerangi efek negatif tersebut. Tidak hanya
terfokus pada pertemuan-pertemuan langsung atau tatap muka yang walau direkam
atau live secara online namun tetap memiliki keterbatasan waktu pelaksanaannya.
Kepala
Kemenag Kota Samarinda H. Baequni., berpesan agar kader-kader Muhammadiyah
dapat terbuka dan dapat menerima perbedan-perbedaan pandangan atau pendapat.
Hal ini akan mewujudkan 'Indonesia Hebat dan berharap agar Muhammadiyah dapat
terus mengimbangi kegiatan amal usaha dan sosialnya dalam membantu mengentaskan
kemiskinan di Kota Samarinda.
"Saya
mengucapkan selamat melaksanakan Musda kepada para peserta, dengan harapan
Musda ini akan menghasilkan kepengurusan baru yang dapat membawa Muhammadiyah
menjadi organisasi yang semakin solid dengan program-program kerja strategis
yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,". (Han)
