Samarinda (Humas) — Madrasah
Aliyah Negeri 2 Samarinda menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi
Muhammad SAW 1447 H yang dirangkai dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an siswa dan
siswi MAN 2 Samarinda, pada Rabu (28/1/2026). Acara yang berlangsung di aula
madrasah tersebut dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur,
H. Murdi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Nasrun, M.H,
jajaran pengawas madrasah dan PAI Kota Samarinda, Kepala MAN 2 Samarinda
Sapini, S.Pd., M.Pd, penceramah Al-Ustadz Gusti Dzulkifli, serta para guru,
staf, orang tua wisudawan, dan seluruh siswa MAN 2 Samarinda.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor
Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H, menyampaikan rasa haru yang
mendalam atas prestasi para penghafal Al-Qur’an yang diwisuda.
“Saya sangat terharu hingga
meneteskan air mata ketika nama-nama anak-anak yang tahfidz disebutkan, karena
saya juga pernah berada di posisi kalian, sebagai penghafal Al-Qur’an. Saya
sangat mengapresiasi para wisudawan tahfidz yang telah menunjukkan kesungguhan
dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ungkapnya penuh
emosi.
Kegiatan yang mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Inspirasi Cerdas Menuju Generasi Emas di Era Digital” ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda agar tetap berpegang pada ajaran Islam di tengah tantangan zaman modern.
Selain prosesi wisuda tahfidz,
acara juga diisi dengan tausiah oleh Al-Ustadz Gusti Dzulkifli yang
mengingatkan pentingnya mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai
landasan moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan
ini, diharapkan para siswa MAN 2 Samarinda tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga berkarakter Qur’ani dan siap menjadi generasi emas yang berakhlak
mulia di era digital. (Rey/foto:DNA)
